Saturday, January 2, 2010

Please,Don't Go..part.3


++++++++++++++++++++++++++
+++++++++++++++

Junsu yg baru saja selesai membereskan aula bersama Taeyon dan panitia lainnya.dia ingin segera menghampiri Sunhi,namun langkahnya terhenti ketika melihat Sunhi dipeluk oleh cowok yg tadi dia lihat,dan dia adalah Jinki..
Entah mengapa perasaannya jadi aneh,ada perasaan cemburu,marah..menyusup kehatinya.
Junsu mengepalkan kedua tangannya,namun dia tak dapat berbuat apa2..Junsu berbalik dan berjalan keluar aula,dia urungkan niat tuk menemui Sunhi..dia yakin Sunhi pasti senang sekali jika bisa sedekat itu dengan Jinki..bukankah Sunhi menyukai Jinki?

+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

“Jinki-ah..Sunhi-ah…kalian boleh sekarang..latihan kita sampai disini saja,hari juga sudah mulai malam..terimakasih atas kerja keras kalian hari”Taeyon membungkukkan badannya.
“ne..sama”sahut Sunhi dan Onew berbarengan,dan membalas membungkukkan badan.

“jankanman..Taeyon-ah..apa kau melihat Junsu”Tanya Sunhi..maju beberapa langkah mendekati Taeyon
“hmm..tadi dia bilang ingin menemuimu..setelah kami beres2 tadi..”
“benarkah..tapi dia belum menemuiku..dari tadi..dan aku juga belum melihatnya sampai sekarang..kalau begitu..gumawo taeyon”
“ne..”

Onew menepuk pundak Sunhi
“wae geurae..Sunhi-ah”
“ah..tidak ada apa2..cuman saja..aku belum melihat Junsu daritadi”
“oh..”
“apa mungkin dia sudah pulang yah”
“sepertinya begitu…”
“tidak biasanya..dia meninggalkanku begitu…biasanya dia akan mengajakku pulang bersama”gumam Sunhi pelan.
“ehm..kalau begitu apa kau juga mau pulang sekarang”Tanya Onew..mengagetkan Sunhi
“ehmm..iya”sahut Sunhi singkat.
“bagaimana kalau kita pulang bersama..”tawar Onew
“heh..pulang..bersama?!”Sunhi mendonggakkan kepalanya..tentu saja dia mau..
“eh..baiklah”
Onew mengambilkan tas Sunhi,dan memberikannya pada Sunhi,kemudian menarik tangan Sunhi.
“ayo..”
“eh..i-iya..”
Mereka berjalan bersama keluar aula

+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Junsu POV

“aish…aku kenapa sih..ada apa dengan diriku..mengapa aku harus marah melihat Sunhi berduaan dengan Jinki”hatiku sangat panas melihat Sunhi dangan Jinki tadi.
“apa..aku..ah..tidak mungkin”aku juga tidak paham dengan diriku sendiri.sudah dua tahun aku bersahabat dengannya,mengapa baru sekarang aku merasa marah ketika ada seorang cowok dekat dengannya.”pabbo…”aku hanya bisa meremas-remas rambutku..hingga berantakan.
Aku terus berjalan menyusuri sisi jalanan,hari sudah gelap sekarang.tiba2 ada perasaan khawatir melandaku,hingga langkah ku terhenti,lalu berbalik..dan berlari menuju jalanan yg tadi sudah kulewati,menuju aula sekolah.
“ah..pabbo..bagaimana kalau Sunhi menungguku..aku lupa mengajaknya pulang tadi”

Nafasku tak teratur,aku menyangga tubuhku dipegangan pintu aula sekolah..kulihat kedalam ruangan itu..lampu sudah dimatikan..tak ada satu orang pun disana..kosong.
Aku bersandar dipintu..badanku merosot kebawah..hingga kuterduduk.aku tersenyum kecut memandang kedepan,sambil melipat kedua lututku,dan mendekapnya.
“bodohnya dirimu Junsu..”
“tidak mungkin Sunhi..menungguku,pastinya dia sudah pulang..mungkin bersama Jinki…”
“ah..beruntung sekali kau Sunhi..bisa pulang bersama dengan orang yg kau sukai..setelah dua tahun kau menggaguminya..”aku bicara pada diriku sendiri tak tentu arah.
Hawa dingin malam mulai bertiup,hingga menembus kulitku..rasanya sangat dingin,hingga tubuhku menggigil sejenak.aku memperat dekapan pada lututku
+++++++++++++++++++++++++++++++++++

Sunhi POV

Aku memasuki kelas,dan segera mencari-cari sosok Junsu..tapi aku tak menemui..dirinya
“ya..Junsu-ah..kau dimana”batinku.aku meletakkan tasku diatas meja.
Baru setelah bel..masuk..berbunyi..Junsu muncul didepan kelas,kemudian berjalan gontai ketempat duduknya,tanpa menoleh kearahku,dia langsung menelungkupkan kepalanya diatas meja.
Kelihatannya dia tidak semangat hari ini..ada apa dengan Junsu yg selalu ceria tiap harinya.
Aku menendang kecil kaki mejanya”sst..Junsu-ah..kau kenapa”tanyaku khawatir.
Namun tak ada jawaban darinya,aku ingin menghampirinya..tapi Hunjae songsaenim keburu masuk kekelas kami,kuurungkan niatku.
Padahal aku ingin menceritakan tentang hal semalam padanya,bahwa aku mendepat peran menjadi..ceweknya Jinki dalam drama nanti..bahwa semalam tiba2 Jinki memeluk diriku..bahwa semalam Jinki mengajakku pulang bersamanya..dan hal menyenangkan lainnya ketika kami dalam perjalanan pulang kerumahku.

+++++++++++++++++++++++++++++++++++

Waktu istirahat tiba..dan sesuai dengan pemberitahuan semalam bahwa..Sunhi dan anak2 lainnya harus segera menuju aula untuk latihan.
“Junsu-ah..”panggil Sunhi didepan meja Junsu,kepalanya masih bertelungkup semenjak tadi,bahkan Junsu tidak memerhatikan pelajaran semenjak jam pelajaran pertama.
“hmm..”jawab Junsu malas,tanpa melihat wajah Sunhi
“ya..kau kenapa sih..bukannya sekarang kita disuruh berkumpul diaula lagi”
“aku..tahu..kau pergilah kesana sendiri..aku menyusul belakangan”
“ken..
“sudah..sana..pasti Jinki sudah menunggumu”bentak Junsu membuat Sunhi kaget.
“kalau begitu aku duluan..”Sunhi berbalik meninggalkan Junsu,namun didepan kelas dia berhenti,dan menengok kedalam kelas tuk melihat Junsu,namun Junsu masih saja..bertelungkup.
“ah..Junsu..agak aneh hari ini..apa dia sedang ada masalah”Sunhi bertanya-tanya dalam hatinya.

Di aula sekolah,anak2 yg lain sudah mulai berkumpul..termasuk Jinki.
“Sunhi..”panggil Jinki,melambai-lambaikan tangannya.Sunhi melangkah menuju Jinki.
“kau sudah..siap..hari ini”tanyanya.
Sunhi mengangguk mantap.
Mereka berdua mulai latihan bersama pemain lainnya.setiap bagian mereka lewati dengan bagus dan lancar hingga bagian akhir.
Sunhi mengitari sekeliling aula namun Junsu tak kunjung datang juga,hingga latihan mereka selesai.

“yorobun…terimakasih sudah mau mengorbankan waktu istirahat kalian untuk latihan disini,sampai disini saja latihannya..sekali lagi terimakasih atas kerja keras kalian dan jangan lupa pulang sekolah nanti adalah latihan terakhir kita..karena acaranya sudah dimulai besok,dan sekarang kalian boleh kembali kekelas..”ucap Taeyon panjang lebar.


“kau sedang liat apa sih”Tanya Jinki,bingung melihat Sunhi yg dari tadi celingak-celinguk seperti sedang mencari seseorang
“ah..eh..tidak..aku hanya mencari seseorang saja..tapi sepertinya dia tidak datang”
“siapa..”
“Junsu”
“oh..”entah mengapa perasaan Onew sedikit kecewa mendengar jawaban Sunhi.
“ehm..Jinki-ah kalau begitu aku mau kembali kekelas dulu..”Sunhi sudah ingin beranjak pergi,namun tangannya ditahan oleh Onew.
“jankanman…”
“mwo..”
Onew juga bingung mengapa dia tiba2 mencekal tangan Sunhi.
“eh..aniyo”Onew melepaskan tangannya dari lengan Sunhi,lalu menggaruk-garuk kepalanya yg tak gatal.
Sunhi tersenyum manis,lalu meninggalkan Onew.
“sampai ketemu..pulang sekolah nanti Jinki-ssi”
“ne..annyeong”

++++++++++++++++++++++++++++++++++

Onew POV

Ah..kenapa tanganku tiba2 bergerak..mencengkram tangan Sunhi.
“mwo”tanyanya
“eh..aniyo”aku hanya bisa menggaruk kepalaku yg tak gatal.
“sampai ketemu..pulang sekolah nanti Jinki-ssi”
“ne..annyeong”balasku sambil melambaikan tangan.
Arghh..mengapa aku tak kuat melihat senyuman manisnya itu,dan bodohnya lagi mengapa aku masih menatapnya..bahkan sampai sosoknya hilang dibalik pintu aula..
“sebaiknya..aku juga kembali kekelas”aku keluar dari gedung aula sekolah menuju kelasku.
Baru saja beberapa langkah ku keluar dari aula..seseorang menarik lenganku dengan cepat.

“Ki bum-ah..”
“mian..mian..kalau aku membuatmu kaget..”ucapnya sambil melirik kekanan-kiri,nafasnya pun tersengal-sengal..sepertinya dia habis berlari kesini.
“ada apa..kenapa kau berkeringat begitu”
“itu..i-tu..”sahutnya masih ngos-ngosan..
“ya..kau..bicaralah pelan-pelan..atur nafasmu dulu”
Key menyadarkan badannya ketembok,dan memegang dadanya yg naik turun,karena kehabisan nafas.
“Jinki-ah…”panggilnya setelah berhasil mengatur nafasnya.
“hmm..mwo?”
“aku mau bertanya satu hal padamu”
“hmm..”
“kau memainkan drama buat besokkan?”
“ya..tentu saja”
“apa judul drama yg kau mainkan”
“memangnya kenapa?”
“ah..beritahu saja..”
“ehmm..jankanman...please..eng..kyugiannayo..”Jinki berpikir keras tuh mengingat judul drama yg akan dibawakannya nanti,namun dia malah lupa..
“please don’t go”sahut Key cepat.
“ne..yeogi…itu judulnya”
“sudah kuduga..”
“tunggu..kenapa kau..tau judulnya,padahal aku sendiri lupa..”

Key menyeringai..berbalik dan melangkah kedepan perlahan-lahan
“tentu saja aku tau”jawabnya memalingkan wajahnya kearahku,membuatku penasaran saja.
“ya..kau,jangan membuatku penasaran begitu”teriakku
Kudengar Key hanya tertawa kecil sambil berjalan menjauh dariku.
“cihh..Ki bum-ah..jankanman”aku mengejarnya.


+++++++++++++++++++++++++++++


Hari ini,pembukaan Festival sekolah Gwangchum yg 33..
Didepang gedung sekolah sudah dihiasi dengan balon2 merah yg indah dan spanduk2 disana sini,sekarang masih pagi namun anak2 sudah banyak yg datang..suasana mulai ramai,ditambah dengan stan-stan aksesoris,makanan,dll.. yg menyebar dihalaman sekolah yg luas.

“semuanya berkumpul sebentar”teriak Kim Taeyon didalam aula sekolah..menyuruh anak2 yg sedang latihan untuk berkumpul

“baiklah..teman2..sebentar lagi kalian akan segera tampil..aku harap kalian semua sudah mempersiapkan diri..dan lakukanlah yg terbaik untuk sekolah kita..berjuang..hwaiting!!”Taeyon mengepalkan tangannya keudara.
“hwaiting!!”ucap yg lain melakukan hal yg sama seperti Taeyon tadi.



“haduh..”Sunhi berjalan mondar-mandir sambil meremas-remas tangannya dari tadi.dia mencari-cari Junsu yg semenjak pulang sekolah kemarin belum juga bertemu,tapi Junsu tidak juga muncul.
Sunhi mengeluarkan ponselnya dan menekan nomor Junsu disana.tutt..tutt..tutt…lama dia menunggu tapi tidak juga diangkat oleh Junsu.

“Sunhi-ah..kau sudah siap”Onew menepuk pelan pundak Sunhi,namun malah membuat Sunhi menjatuhkan ponselnya.
“hah..y-ya..aku sudah siap”
“ayo..kita keluar..”Onew menarik tangan Sunhi..Sunhi menurutinya..tidak menghiraukanlagi dengan ponselnya yg terjatuh dilantai aula.



Mereka menyusul anak2 lainnya yg sudah berkumpul dibelakang panggung yg ada ditengah lapangan.

“kalian berdua..palli-palli”perintah Teayon.
Mereka berdua bergegas menuju kebelakang panggung.


"ya..ok..semua sudah berkumpul..sebentar lagi akan dimulai..yorobun..semangat"
"ne..semangat"jawab mereka serentak.


Pertunjukan drama pun dimulai..Onew muncul dari belakang panggung..bersamaan dengan tepuk tangan dari penonton.adegan demi adegan mulai dimainkan..hingga adegan terakhir pun tiba…

“andai aku bisa memutar kembali waktu..andai semua ini tak terjadi…andai waktu itu kugenggam erat tanganmu..pasti semua ini tak kan terjadi…pasti..kau..kau”Onew membawakan dialognya dengan penuh penghayatan..hingga tak terasa air mata mulai jatuh membasahi pipinya.Bahkan Sunhi yg didalam pelukan Onew pun dapat merasakan tetesan air yg jatuh kewajahnya.
Onew terus melanjutkan dialognya sendiri dengan Sunhi yg berasa dipelukannya dengan kedua mata yg tertutup.
Sunhi seakan-akan dapat merasakan kata-kata yg diucapkan Jinki,karena Jinki memeluknya terlalu erat,hingga membuat Sunhi hanyut kedalam cerita ini.

Aku berlari dibawah derasnya hujan
Berharap hujan dapat menghapus semua dosa
Yang telah kuperbuat..semua kesalahan yang telah kulakukan padanya..
Juga semua kebohongan yang kuucapkan
Sehingga menorehkan luka yang cukup dalam dihatinya

Aku bersimpuh dibawah derasnya hujan
Perasaanku roboh seperti gelombang
Hatiku terguncang seperti angin
Cintaku pudar seperti asap
Semuanya hancur ditelan oleh sang ombak

Aku menangis dibawah derasnya hujan
Mencoba menumpahkan segala kegalauan yang ada
Mencoba mengisi perasaanku yang kini hampa
berusaha menghilangkan kepedihan yang menyesakkan raga
Dan berusaha menghapus bayangannya
Yang selalu bergelut didalam kepala
Tapi..mengapa malah sakit yang datang
pahit yang terasa…dan rasa sesal yang melanda

Aku berteriak dibawah derasnya hujan
Mengutuki diriku yang begitu rapuh..
Yang begitu bodoh..
Sehingga membuat kesalahan yang bahkan diriku pun
Tak sanggup tuk memaafkannya
yang membuat diriku..kehilangan dirinya
untuk selamanya..

aku memohon dibawah derasnya hujan
agar tuhan mencabut nyawa ku saja
agar tidak ada lagi hati yang teluka oleh diriku
izinkan aku betemu dirinya sekali lagi
izinkan aku mengucapkan kata maaf dihadapannya…
biar dia tahu..bahwa aku sangat mencintainya…




Bersamaan dengan berakhirnya Onew membaca puisi tersebut,berakhirlah drama yg mereka mainkan,tepuk tangan dari penonton yg notebane murid2 sekolah Gwangchum terdengar nyaring,bahkan ada beberapa anak yg ikut terharu dengan drama itu,tidak sedikit juga yg menangis.

Dari jauh Junsu bertepuk tangan dengan wajahnya yg datar,sekarang perasaannya sedang kacau..apalagi setelah melihat adegan Onew memeluk Sunhi diatas panggung tadi,itu untuk kedua kalinya Junsu melihat Onew memeluk Sunhi entah mengapa ada perasaan marah dihatinya..perasaan tak rela…sebelum hatinya menjadi lebih tak karuan,Junsu berbalik dan melangkah pergi.....



++++++++++++++++++++++++++++++++



TCB..

No comments:

Post a Comment