Monday, January 18, 2010

Magic Castle..[Part.3]last part...

Cast:

*Choi Minho
*Lee Taemin
*Angela White/Kwon Seena is Seena Kwon unnie
*Alice Rosario/Hwang Jung Eum is Lint Hwang ‘Jung Eum’

Disclaimer : all in this just my imagination..
Inspired by: banyak banget..sampai tak dapat saya sebutkan satu-satu..terutama dulu..lagu Magic Castle’nya DBSK..^^


~Enjoy~

+++++





Part.3


Part.3

Angela menceritakan kepada Minho dan Taemin bahwa Grein Regina adalah penyihir kepercayaan ayah mereka,Raja Lord Dolphson..dan juga salah satu dari 10 penyihir yg membantu membangun Magic castle tersebut.

“kerajaan kami..kerajaan Magisstic merupakan satu-satunya kerajaan penyihir yg ada di wilayah utara,dulu sekali kehidupan penyihir sangat damai dan hidup dalam kententraman..hingga suatu ketika kerajaan Magisstic di serang oleh penyihir hitam dari wilayah Barat yg dipimpin oleh Etha,dia membunuh banyak penyihir di kerajaan kami,termasuk ibu kami..Ratu Deldriess..waktu itu ibu berusaha melindungi kami dari serangan mantra kutukan Etha,beliau mempertaruhkan nyawanya untuk kami berdua..” Angela mengangkat wajahnya berusaha untuk tidak terlihat sedih dihadapan Minho dan Taemin,walaupun suaranya terdengar bergetar.

“dan kastil ini..dibangun ayah setelah 3 bulan kematian ibu,Grein Regina adalah salah satu penyihir putih yg ikut andil membangun kastil ini..dan beliau juga yg merawat kami semenjak ibu kami meninggal..lalu saat aku berumur 10 tahun,kerajaan kami kembali diserang oleh Etha..dan serangan kedua darinya tersebut,kembali merenggut banyak nyawa,termasuk ayah kami.. ” Alice menggenggam bahu kakaknya yg mulai merosot lemah karena menceritakan hal itu.

Minho yg sedari tadi menatap dan mendengarkan Angela bercerita,merasa iba dengan gadis itu.ternyata kedua orangtuanya telah meninggal,bahkan dibunuh oleh penyihir hitam yg sama,yaitu Etha..sedangkan dirinya dan Taemin seharusnya merasa bersyukur karena masih mempunyai ibu,walaupun nyawa ibunya tersebut sewaktu-waktu bisa terancam.

Alice melanjutkan cerita,karena dilihatnya kakaknya itu sudah tidak sanggup tuk berbicara.

“Grein Regina telah berjasa banyak untukku dan kakakku,dia yg telah merawat kami,menjaga dan melindungi kami,layaknya seorang ibu bagi kami berdua..,kami sangat menyayangi Grein Regina sebagai seorang ibu,sekalipun dia hanya seorang Grein(penyihir putih ksatria)..

“kami sangat menyesal dan merasa bersalah saat Grein Regina menerima tawaran Etha tuk jadi kaki tangannya,saat itu memang tak ada pilihan lain selain menerima tawaran tersebut,karena kekuatan Grein Regina sudah habis terkuras tuk melawan Etha,dibalik itu Grein Regina juga berusaha melindungi kami berdua,dan meminta Etha tuk tidak membunuh kami..sebaliknya malah mengurung kami dikamar besi,semua itu dilakukan Grein Regina tuk melindungi kami” Angela yg berdiri disebelah Alice tiba-tiba menepiskan tangan Alice,lalu berjalan kearah Minho dan Taemin dan langsung berlutut dihadapan dua laki-laki tersebut.

“kakak..” panggil Alice lirih,saat kakaknya menjatuhkan diri ketanah,dan berlutut dihadapan Minho dan Taemin,begitu juga dengan Minho dan Taemin kaget karena hal tersebut.

“maaf..karena kami berdualah..Grein Regina rela dijadikan budak oleh penyihir jahat itu,hingga nyawanya sendiri terancam bahaya..maafkan kami” Angela memohon maaf dengan tulus,karena merasa bersalah.

Taemin menggaruk kepalanya kebingungan,sedangkan Minho mengangkat bahu Angela agar gadis itu berdiri,dan menggenggam bahu Angela dengan erat

“ini bukan kesalahan kalian berdua..kalian tidak perlu meminta maaf pada kami,ibu melakukan hal yg tepat untuk melindungi kalian,bukankah itu sudah menjadi kewajiban penyihir ksatria seperti kami tuk melindungi Qwinsha(penyihir bangsawan)” ucap Minho bijaksana.

+++++

Dengan nafas tersengal-sengal Regina berusaha menahan rasa sakit ditubuhnya,walaupun serangan sihir dari Etha bertubi-tubi,telah membuatnya tak sanggup tuk berdiri lagi.
Etha melangkah maju mendekati tubuh Regina yg tergeletak lemas tak berdaya dilantai marmer kastil yg dingin.dan dengan sekali sentak mengangkat paksa wajah Regina sampai bertatapan dengan wajahnya.

“kau..gadis tak berguna,apa masih pantas disebut penyihir putih berbakat..bahkan dirimu sekarang sudah tak berdaya lagi,lebih menggenaskan dari bangkai hewan” ucapan pedas dari mulut Etha berupa hinaan yg ditujukan pada Regina.

Regina mencoba tuk melawan tatapan mata Etha yg jahat bagai iblis,dirasakannya kuku-kuku panjang Etha yg mencengkram wajahnya seperti merobek kulit diwajahnya tersebut.sedangkan sebelah tangan Etha mengancungkan tongkat sihirnya hanya beberapa centi dari wajahnya.

Etha ingin menyerang Regina kembali dengan tongkatnya,namun gerakannya terhenti karena Etha merasakan sebuah aura..
Aura yg baginya akan membawa keburuntungan..

+++++

Minho dan Taemin telah menyetujui permintaan Angela dan Alice untuk membantu mereka memusnahkan Etha,juga menyelamatkan Grein Regina dari perbudakan Etha.
Sekarang mereka berempat berdiri didepan pintu kastil yg besar.
Sebelum Angela dan Alice mengeluarkan sihirnya tuk membuka pintu itu,tiba-tiba pintu kastil tersebut membuka dengan sendirinya.Angela dan Alice saling berpandangan..sedangkan Minho dan Taemin berdiri dengan gugup dibelakang dua gadis itu.

“tidak seperti biasanya..”ucap Angela pelan.

“maksudmu” Tanya Minho dari belakang.namun tak ada jawaban dari Angela maupun Alice,mereka berdua malah menundurkan langkah mereka.

“hei..ada apa,mengapa kita tidak jadi masuk” Tanya Taemin bingung sekaligus kesal,karena merasa Angela dan Alice sudah mengulur waktu mereka tuk memasuki kastil tersebut.

“sepertinya kedatangan kita telah tercium oleh Etha”ucap Alice,dan tepat saat itu juga angin berhembus dengan kencang tak beraturan,hingga melindungi pandangan mereka berempat.suara angin ribut tersebut juga mengganggu pendengaran mereka.

“lari..”teriak Angela ditengah angin kencang itu,namun terlambat karena kaki mereka berempat tiba-tiba tak dapat digerakkan..seperti ada sesuatu yg telah menghalangi kaki mereka.

Bertepatan dengan hembusan angin yg meredup,sesosok bayangan muncul dari dalam kastil tersebut.Minho memincingkan matanya agar dapat melihat sosok itu dengan jelas,begitu juga dengan yg lainnya.

HAHAHAHA….suara tawa yg cukup nyaring dari sosok itu,sudah cukup menjawab..bahwa dia adalah Etha.

“anak-anak yg manis..kalian datang diwaktu yg tepat sekali..” suaranya terdengar berat dan menakutkan,sarat dengan aura jahat.

+++++

Disisi Etha berdiri seorang wanita lain yg memakai jubah hitam,wajahnya tidak terlihat karena tertutupi oleh pentup kepala yg ada dijubahnya.wanita itu hanya diam disisi Etha bagai budak yg patuh terhadap majikannya.

“akhirnya..kalian berdua kembali dengan sendirinya..bahkan membawa dua orang laki-laki..” senyuman licik Etha membuat Taemin geram melihatnya.

Etha mendekati ke-empat orang yg bediri dihadapannya tersebut,Dia telah mengunci gerakan mereka..hingga kaki-kaki mereka pun tak dapat digerakan,Etha melangkah mendekati Angela.

“Putri Angela..” Etha mengeluskan tongkatnya ke wajah Angela,sedangkan Angela menatap Etha dengan tatapan sinis mencoba melawan penyihir tua tersebut.

“kau tumbuh dewasa dengan cepat,lebih dari yg kubayangkan..”bisik Etha ditelinga Angela.

“apa yg kau inginkan dariku,Etha..”sahut Angela dengan suara lantang.

“Hah..apa yg kuinginkan darimu?! Kurasa aku tidak menginginkan apa pun darimu..” Etha mencengkram wajah Angela,hingga Angela meringis kesakitan..namun dia tak dapat melakukan apa-pun karena tubuhnya tak dapat digerakan..gara-gara sihir Erastus dari Etha(sihir pengunci gerakan tubuh).Alice yg melihat kakaknya meringis kesakitan juga hanya dapat menatap perih dalam diam.

“tapi..ada satu hal yg kubutuhkan..jiwamu..kekuatan yg ada dalam jiwamu” imbuh Etha dengan tawa nyaringnya.Membuat mereka yg ada dikastil itu bergidik mendengarnya.

“lepaskan kami..” entah dapat kekuatan dari mana Minho berkata demikian,membuat Etha menoleh kepadanya.

“Choi Minho..” desis Etha,yg kini berjalan mendekati Minho.Minho bertanya-tanya dalam hati bagaimana penyihir tua itu dapat mengetahui namanya.

“keturunan dari Grein…penyihir ksatria..sama seperti ibumu” lanjut Etha seakan-akan dapat mebaca pikiran Minho,sedangkan Minho mengangkat sedikit wajahnya dan membalas tatapan tajam dari Etha.

“ya..ampun..lihatlah Regina,anak-anakmu sudah tumbuh menjadi dewasa sekarang” ucap Etha dengan nada mengejek,sambil melangkah mendekati Regina yg dari tadi diam ditempatnya dengan wajah tertutup jubah.

“ibu..”gumam Minho dan Taemin hampir bersamaan,ketika mendengar Etha menyebut nama wanita berjubah hitam itu.

Etha berdiri disisi Regina,lalu menyentakkan penutup kepala yg menutupi sebagian wajah Regina..hingga wajah Regina terlihat sepenuhnya,Minho dan Taemin terbelalak saat melihat wajah ibunya itu penuh dengan luka goresan,bahkan masih menyisakan sedikit darah yg menetes-netes dari wajah wanita tersebut.Minho mengepalkan tangannya menahan amarah,begitu juga dengan Taemin.

Kemarahan dua beradik itu sudah mencapai ubun-ubun.Ingin rasanya Minho dan Taemin menghabisi Etha..karena dapat dipastikan luka-luka yg ada diwajah ibu mereka,disebabkan oleh perbuatan Etha.

Namun pandangan mata Regina sama sekali kosong dan dingin,seakan-akan dihadapannya tidak ada siapa-siapa.

“kurung mereka semua..dipenjara bawah tanah”perintah Etha pada Regina

Regina yg sudah seperti mayat hidup hanya melaksanakan perintah dari Etha tanpa suara,rupanya jiwanya telah dikontrol oleh Etha,hingga dia bahkan tidak mengenali kedua anaknya,Minho dan Taemin.

+++++

Lidah api menjulur-julur dibalik kuali besar,angin malam yg berhembus kencang tidak dapat mematikan nyala api tersebut,bahkan membuat nyala api itu semakin membesar.

Tepat ketika gerhana bulan malam ini,Etha akan melaksanakan upacara pemindahan jiwa yg sempat tertunda karena Angela dan Alice melarikan diri dari kastil,dan sekarang adalah kesempatan baik bagi Etha untuk melakukan upacara tersebut.Jiwa Angela dan Alice akan menjadi persembahan dalam upacara penting tersebut,sedangkan Minho dan Taemin..tentu saja,Etha tidak akan membiarkan mereka berdua hidup,malah sebaliknya..jiwa mereka juga akan dijadikan tumbal,bukankah empat jiwa penyihir putih itu lebih bagus…dengan begitu kekuatan Etha akan bertambah,dan takkan ada yg dapat mengalahkannya,dan niatnya tuk menguasai bumi akan tercapai sebentar lagi…

-Penjara Bawah tanah-

Angela,Alice serta Minho dan Taemin tak dapat berkutik didalam penjara besi tersebut,seakan-akan kekuatan mereka dihisap karena berada dialam penjara itu.

Alice menyadarkan tubuh kakaknya yg mulai melemah ke tembok,Angela mulai terbatuk-batuk,wajahnya pun memucat.

“kak..”panggil Alice lirih.Angela memandang wajah Alice sambil menggenggam tangan adiknya itu,dan memberikan seulas senyum hangat,walaupun Alice tahu bahwa kakaknya itu sedang merasa sangat kesakitan,tapi berusaha menutupinya dengan senyum itu.

Angela mencoba mengistirahatkan tubuh serta pikirannya,dia pun menutup matanya perlahan-lahan berharap pikirannya kembali jernih dan mencari jalan keluar dari sini..setidaknya kekuatan yg dimilikinya mampu membuatnya tuk menenangkan dirinya walaupun kekuatan tersebut hanya tersisa sedikit.

“apa dia baik-baik saja?!”Tanya Minho menepuk bahu Alice, karena merasa cemas dengan keadaan Angela.

Alice memandang Minho sekilas,lalu mengalihkan pandangannya pada kakaknya kembali.

“khasiat yg diberikan obat tidak akan bertahan lama,jika khasiat tersebut menghilang..maka tubuh kakak akan kembali lemah” jelas Alice sambil menatap nanar kearah kakaknya.

Minho berjongkok disamping tubuh Angela,kemudian meraih sebelah tangan Angela dan menggenggamnya dengan erat,entah perasaan apa yg meliputi hatinya sekarang,tiba-tiba Minho merasa harus menjaga gadis yg ada dihadapannya itu,bukankah sudah tugas seorang Grein tuk melindungi penyihir bangsawan,tapi..apakah karena terikat hal tersebut Minho jadi ingin melindungi gadis tersebut,ataukah..karena hal yg lain..

dia hanya merasa hatinya mengatakan dirinya tuk melindungi Angela.

“Putri Alice..kau beristirahat sajalah dulu,biar aku yg menggantikanmu tuk menjaga Putri Angela” Alice menoleh kearah Minho,sebelum akhirnya mengangguk dan melepaskan genggamannya pada tangan Angela.Minho duduk menggantikan posisi Alice tadi,sedangkan Alice beranjak dan menghampiri Taemin yg sedari tadi hanya meninju-ninju tembok penjara tersebut.

“apa kau akan terus-terusan meninju tembok itu..” suara Alice membuat Taemin tersentak dan menoleh kearahnya.

“percuma..toh..temboknya juga tidak akan hancur,walaupun kau tinju terus-terusan seperti itu” tanpa diduga Alice meraih tangan Taemin yg sedikit berdarah dan bengkak karena meninju tembok tadi,lalu mengambil sapu tangan yg ada disaku jubahnya,dan membalutkan sapu tangan tersebut pada tangan Taemin.Taemin diam saja sambil menatap Alice dan memerhatikan gadis itu membalut tangannya.

“nah,sekarang simpan kekuatanmu itu..untuk melawan Etha nanti..lebih baik sekarang kita memikirkan cara,bagaimana agar kita semua bisa keluar dari penjara bawah tanah ini” Alice duduk dan menyandarkan tubuhnya sendiri ke tembok,Taemin mengikuti Alice dan duduk disamping gadis itu.

“bagaimana dengan keadaan kakakmu”Tanya Taemin mencoba tuk mencari topik pembicaraan,karena merasa canggung berada sedekat ini dengan Alice.terdengar Alice menghela nafas berat,saat Taemin menanyakan hal tadi.

“ada apa..?!” Taemin bingung karena mendengar Alice yg menghela nafas.Alice memandang Taemin dan melemparkan sebuah senyum.

“kakakmu..menawarkan dirinya tuk menjaga kakakku”sahut Alice.

“ohh..” ucap Taemin tak tahu harus menjawab apa lagi,entah mengapa lidahnya jadi susah tuk berbicara,setelah tadi mendapat senyum dari Alice.Taemin mengalihkan pandangannya kearah jeruji-jeruji besi didepannya yg mengurung mereka berempat di penjara ini.tiba-tiba Alice menjatuhkan kepalanya kebahu Taemin,membuat Taemin tersentak tuk yg kedua kalinya.tanpa berani memandang Alice,dibiarkannya kepala gadis itu bersandar dibahunya.

+++++

Tinggal beberapa jam lagi Etha akan melaksanakan upacara itu.

Sementara tubuh Regina yg sudah kembali sadar,melihat kesekelilingnya..dan langsung membelalakkan matanya saat melihat yg ada dihadapannya.

“kau..sudah sadar sekarang..aku membutuhkan bantuanmu,bawa ke-empat orang yg ada dipenjara bawah sekarang juga”perintah Etha menyadari bahwa Regina sudah sadar dari sihir yg diberikannya beberapa waktu lalu.

“a-pa..anda.s-sudah menemukan Putri Angela dan Alice”Tanya Regina gugup,karena tiba-tiba dia sudah mendapati Etha menyiapkan upacara pemindahan jiwa,yg itu berarti Etha telah mendapatkan Angela dan Alice.Etha yg merasa terusik dengan pertanya Regina,langsung menatap tajam kearah Regina layaknya seorang iblis ingin membunuh lawannya.

“hahaha..mereka yg datang sendiri menemuiku..ditambah lagi dengan dua anak laki-laki”

“d-dua anak laki-laki..?!”

“ahh..kau tidak usah banyak tanya,cepat bawa mereka berempat kesini..”teriak Etha sambil menyihir Regina hingga tubuhnya terpental kebelakang.

Regina yg tak ingat apa-apa akhirnya pasrah melakukan perintah Etha,lalu berjalan menuju penjara bawah tanah dengan obor yg ada ditangannya,hingga sampai didepan penjaa tersebut..alangkah terkejutnya ia saat mendapati tidak hanya Angela dan Alice,tapi juga anaknya Minho dan Taemin yg berada didalam penjara tersebut.

“M-minho..Ta-emin..” ucap Regina bergetar namun cukup terdengar oleh pemilik kedua nama tersebut.

Tubuh Taemin langsung menegak,ketika melihat ibunya didepan jeruji-jeruji besi yg menghalanginya,begitu juga dengan Minho yg sedang menjaga Angela,langsung berdiri saat melihat ibunya itu datang.

“kalian..bagaimana mungkin..bisa..” Regina bicara tak beraturan,rasanya sulit mempercayai bahwa dua orang laki-laki yg dimaksud oleh Etha adalah Minho dan Taemin,anaknya tersebut.

+++++

“tidak mungkin..”Regina menggeleng-gelengkan kepalanya tak percaya,sesudah mendengar sedikit cerita dari mulut Taemin dan Alice barusan.

“kalian harus pergi dari kastil ini sekarang..karena Etha saat ini sedang melakukan persiapan upacara”

“upacara?!” Tanya Taemin dan Alice serentak.

“upacara pemindahan jiwa..kalian adalah tumbal dalam upacara tersebut..jiwa kalian terancam sekarang”jelas Regina dengan panik,dia sama sekali lupa bahwa dirinya tadi telah disuruh Etha tuk membawa ke-empat org ini kehadapannya.

“tuan putri,bukankah saya sudah menyuruh kalian berdua tuk pergi sejauh mungkin dari kastil ini,itu agar kalian tidak menjadi korban Etha dalam upacara ini” Regina berjalan mondar-mandir dihadapan Alice dan Taemin.memikirkan bagaimana cara agar ke-empat orang ini dapat melarikan diri dari sini tanpa sepengetahuan Etha.

“Grein..”panggil Alice,menghentikan langkah Regina.

“kondisi kakak sekarang sangat lemah..sedangkan obat terakhir sudah diminumnya semenjak pagi tadi”Regina menatap Alice,lalu berpindah menatap Angela yg terbaring lemah dipangkuan Minho.Regina mendatangi kedua orang itu.

“ibu..”panggil Minho,melihat ibunya berjongkok disisinya,Regina memberikan seulas senyum sambil menepuk bahu Minho.

“maafkan..ibu Minho,ibu tidak dapat menjaga kalian semua,ibu tidak bisa berbuat apa-apa..maafkan ibu..”kata Regina.dia lalu mengeluarkan sesuatu dari saku jubahnya,sesuatu yg berbentuk bintang segi lima.

“pentagram..” ucap Minho membelalakkan matanya.Regina meraih tangan Minho dan meletakkan pentagram itu diatas tangannya,lalu menekuk tangan Minho agar menggenggam pentagram tersebut.

Taemin dan Alice memperhatikannya dari belakang.dan mereka saling berpandangan.

“ibu..ini-kan..”

“hmm..itu satu-satunya pentagram yg tidak dihancurkan Etha,pentagram emas milik Ratu Deldriess yg dapat ibu selamatkan,ibu berniat mengalahkan Etha dengan kekuatan dari pentagram itu..dan mungkin sekarang adalah waktu yg tepat tuk menggunakannya”

“aku..masih tidak mengerti maksud ibu..?!” ujar Minho.

“rasanya tidak mungkin kekuatan ibu cukup tuk menggunakan benda itu,namun..”putus Regina sambil melihat mereka berempat bergantian.

“jika dengan kekuatan kalian berempat..ibu yakin akan bisa”sambung Regina menatap Minho penuh arti.

“Minho,Taemin..kalian adalah keturunan terakhir dari penyihir ksatria,dan hari ini ibu rasa sekarang saatnya kalian mengemban tugas ibu…menggantikan posisi ibu tuk menjaga Angela dan Alice,karena ibu sudah tak punya kekuatan tuk menjaga mereka berdua,juga kalian harus membunuh Etha,agar bumi ini tidak terancam..dan ibu harap kalian berjanji untuk itu” ucap Regina dihadapan kedua anaknya tersebut sambil menggengam bahu mereka.

Setelah memberikan sedikit sihir pengobatan dengan kepada Angela dengan sisa kekuatannya,Regina lalu menyuruh mereka berempat tuk keluar dari kastil ini melalui jalan bawah tanah,Taemin tetap bergeming dan menyuruh ibu-nya tersebut tuk ikut dengan mereka,tapi Regina menolak dengan alasan tuk mengalihkan perhatiannya Etha,sedikit perdebatan terjadi,namun akhirnya Taemin mengalah dan ikut pergi bersama Minho,Angela dan Alice.

“ibu..”ucap Taemin terakhir kalinya.Regina mengangguk dan tersenyum,lalu mendorong tubuh Taemin tuk cepat melangkah menyusul Minho dan lainnya.

Regina melambaikan tangannya,lalu berbalik tuk kembali keatas menemui Etha,dia harus mengalihkan perhatian penyihir jahat itu,sebelum Minho dan lainnya dapat kabur dari kastil ini.

+++++

Regina menghadap kepada Etha,dilihatnya penyihir tua tersebut menatapnya dengan pandangan seperti ingin menerkamnya.

“mana ke-empat anak itu”tanya Etha garang.Regina hanya diam tak menyahut pertanyaannya.Etha siap-siap mengancungkan tongkatnya kearah Regina.Regina diam ditempat membiarkan dirinya terkena sihir demi sihir yg dikeluarkan Etha,yg membuat dirinya membentur kesana-kemari.

“kau..melepaskan mereka bukan,apa kau pikir aku tidak tahu..hahahah..apa kau pikir aku bodoh..ingat Regina,siapa pun yg sudah memasuki kawasan kastil ini,mereka tak kan keluar dengan selamat..” setelah puas menyiksa Regina,Etha membawa Regina menghilang bersamanya menuju kesuatu tempat.

+++++

Hanya satu jalan keluar dari kastil itu,yaitu dengan mendaki keatas menara kastil,karena disana ada Burung Dewsk yg sangat besar,dengan menunggangi burung tersebut meraka akan bisa keluar dari Magic Castle.

“ berjalanlah terus kalian,hingga menemui loromg-lorong gelap yg ada disisi kiri kastil nanti,disana ada tangga memutar,yg akan membawa kalian kepuncak menara,jika sudah sampai diatas,disana ada seekor burung Dewsk yg disematkan dengan ranta besii,hancurkan rantai itu dengan sihir api,kalian bisa pergi keluar dari kastil ini dengan menunggangi burung tersebut,burung tersebut cukup besar dan dapat membawa kalian semua”

Minho dan yg lainnya,mengikuti arah yg diberikan oleh ibunya tadi.mereka berempat sudah menaiki tangga berputar yg akan membawa mereka ke puncak menara,Minho membantu Alice menopang tubuh Angela,sedagkan Taemin memegang obor yg tadi diberikan ibunya tuk penerangan jalan mereka.

Mereka sudah sampai diatas .sesuai dengan petunjuk Regina disana sudah bertegger seekor burung Dewsk raksasa yg terantai besi,ketika Minho menggunakan sihir apinya tuk melepaskan rantai yg mengikat dileher burung tersebut,tiba-tiba sihirnya ditangkis oleh seseorang.

“tidak semudah itu untuk kabur dari sini..”Etha yg lebih dulu muncul tanpa disadari oleh mereka berempat,kini duduk manis diatas burung Dewsk,dengan Regina yg tergeletak didekat kakinya.

“ETHA..”ucap mereka berempat serentak dan terkejut.dan lebih terkejut lagi melihat Regina yg tergeletak tak berdaya disamping Etha.

“huh..kalian berdua..menganggu upacaraku saja”tunjuk Etha pada Minho dan Taemin.

“akan kusingkirkan kalian berdua terlebih dahulu” Etha menyerang Minho dan Taemin dengan tongkatnya,mereka berdua berusaha menghindar dan membalas serangan-serangan Etha semampu mereka,Alice dan Angela yg masih terlihat lemah pun ikut membantu melawan,tapi rupanya kekuatan mereka berempat tidak sebanding dengan kekuatan yg dimiliki Etha,beberapa kali tubuh mereka membentur tembok menara dan terjatuh keatas lantai dengan keras.

Ertuisso grouisdoius Hertium is y dertos ya ssarious…

Sebuah mantara keluar dari mulut Etha,beriringan dengan sebuah cahaya merah yg sangat besar,melindungi pandangan Minho dan lainnya..Etha mengarahkan sihir tersebut kearah Minho dan tiba-tiba….

TIDAKK…semuanya terkejut dan terdiam

Kejadian itu terjadi begitu cepat,bahkan lebih cepat dari hembusan angin..

Tubuh Regina tergeletak dipelukan Minho,Regina yg dengan sisa kekuatan terakhirnya mencoba berlari kearah Minho dan melindungi anaknya itu..kini terbujur kaku dipangkuan Minho karena terkena sihir mematikan dari Etha.Regina menutup matanya sesudah memberikan senyuman untuk Minho…Regina yg mengorbankan nyawanya hanya untuk melindungi Minho dan lainnya…


+++++

Dengan kemarahan yg memuncak Minho mengepalkan tangannya hingga baku-baku tangannya memutih,matanya berkilat penuh amarah..menatap Etha yg ada dihadapannya.dibaringkannya tubuh ibunya disampingnya,lalu dia berdiri tegak..mata hitamnya berubah keabu-abuan,hawanya menjadi panas seketika..karena tiba-tiba saja lucutan api mengeliling sekitar mereka membuat lingkaran besar.Angela,Alice,bahkan Taemin terkejut melihat hal tersebut,aura kekuatan yg sangat besar dari Minho tak pernah mereka rasakan sebelumnya.Minho mundur beberapa langkah..mensejajarkan tubuhnya dengan Taemin,Angela dan Alice.

“aku butuh bantuan kalian” ucap Minho datar namun cukup dingin,sambil mengeluarkan pentagram yg beberapa waktu lalu diberikan oleh ibunya,Taemin..Angela dan Alice paham akan maksud Minho,ketika dia mengeluarkan benda yg berbentuk segilima itu dari balik bajunya.



Etha membelalakkan matanya,tanda tidak percaya..bahwa Minho memiliki pentagram tersebut.

Minho menggengam pentagram tersebut ditangannya dan mengacungkannya keatas kepalanya,sedangkan Taemin dan lainnya berpegangan tangan membentuk lingkaran kecil mengelilingi tubuh Minho yg berada ditengah.masing-masing dari mereka mengucapkan mantra sihir,dan dalam seketika..pentagram tersebut bergetar ditangan Minho mengeluarkan cahaya putih yg cukup besar,hingga menyilaukan mata..kekuatan mereka berempat menyatu..air..api..udara..tanah. Kekuatan yg cukup besar bahkan susah tuk diteima dengan akal.kekuatan tersebut lalu menyerang Etha yg bahkan belum sempat mengedipkan matanya.menerbangkan Penyihir tua tersebut ke langit dan menghancurkan tubuhnya dalam sekejap menjadi debu,tanpa sisa.tongkat sihir Etha jatuh berdenting dihadapan Minho,sedangkan Minho jatuh terduduk dilantai terkulai lemas dengan pentagram yg masih didalam genggaman tangannya.Minho melepaskan pentagram itu,lalu menutup wajahnya dengan kedua tangannya,Taemin menghampiri kakaknya itu dan menepuk pundaknya.lalu mereka berdua menghampiri tubuh ibunya yg sudah tak bernyawa,kemudian memeluk tubuh ibunya itu dengan erat. semua yg ada disana terdiam..sudah cukup banyak kekuatan yg mereka keluarkan malam ini.

+++++

5 bulan kemudian…..

Minho dan Taemin berdiri dengan karangan bunga masing-masing ditangannya,lalu diletakkannya karangan bunga tersebut diatas sebuah mahkam,yakni mahkam Regina..ibu mereka.setelah mengirimkan doa untuk sang ibu,mereka berbalik dan berjalan menuju Angela dan Alice yg juga berada dihadapan mahkam ayah dan ibunya.

“semoga mereka semua berbahagia dialam sana..” ucap Angela,yg disahut dengan anggukan oleh tiga orang lainnya.Minho menggengam tangan Angela denga erat,begitu juga halnya dengan Taemin yg menggenggam tangan Alice.

Mereka berempat menengadah ke atas langit yg sangat cerah pada hari itu,sinar matahari memantulkan cahayanya dengan indah ke halaman Magic Castle tersebut,dimana dihalaman itu tiga orang pahlawan telah di mahkamkan.

Magic Castle mungkin hanya sebuah legenda,namun keberadaannya masih ada sampai sekarang dimana sepasang kakak beradik penyihir yg menemukan cinta sejatinya di kastil tua tersebut.

Minho dan Angela..Taemin dan Alice hidup bahagia bersama di balik pintu Magic Castle tersebut.

END

Saturday, January 9, 2010

Magic Castle..[Part.2]


Cast:

*Choi Minho
*Lee Taemin
*Angela White/Kwon Seena is Seena Kwon unnie
*Alice Rosario/Hwang Jung Eum is Lint Hwang ‘Jung Eum’

Disclaimer : all in this just my imagination..
Inspired by: banyak banget..sampai tak dapat saya sebutkan satu-satu..terutama dulu..lagu Magic Castle’nya DBSK..^^

A/N : sebelumnya author mau menjelaskan sedikit beberapa kata yg mungkin tidak dipahami dicerita ini.
Tentang Witch dan Wizard..Witch adalah sebutan untuk penyihir wanita,dan Wizard sebutan
Untuk penyihir laki-laki.(didapat dari beberapa sumber informasi di internet dan buku^^)

~Enjoy~

+++++



Part.2



ARGHHH….teriakan nyaring menggema di dalam kastil itu.

“Kau..Regina..bagaimana bisa kau membiarkan mereka kabur dari sini”seorang wanita tua mengancungkan tongkat sihirnya ke depan wanita yg dipanggilnya Regina itu.

“maafkan hamba yang mulia Etha..ini semua karena kelalaian hamba..hingga mereka bisa kabur dari pengawasan” Regina berlutut di hadapan wanita tua itu.bibirnya mengeluarkan cairan merah akibat serangan dari tongkat Penyihir jahat bernama Etha tersebut.

“tentu saja..ini semua karena kesalahanmu..penyihir tak berguna!!” umpat Penyihir Etha,sambil mengucapkan sesuatu dan kembali menyerang Regina dengan tongkat sihirnya,cahaya berwarna kehijau-an yg keluar dari tongkatnya tersebut membuat tubuh Regina terpental jauh kebelakang hingga menabrak tembok kastil.

“ARGHHH….” Regina berteriak kesakitan,ini adalah sihir kedua yg didapatkannya dari Etha..setelah yg pertama tadi tubuhnya menabrak kaca jendela kastil hingga pecah,dan membuat luka disekujur tubuhnya.Regina tak bisa melawan serangan-serangan sihir tersebut,karena tenaganya sudah dihisap sepenuhnya oleh Etha..dan tongkat sihirnya sekarang beralih tangan kepada Penyihir jahat itu..Etha.

Belum puas melihat Regina kesakitan,penyihir jahat itu lalu menyerangnya lagi dengan sihirnya,dan kali ini menabrakkan tubuh Regina pada patung-patung ksatria yg berjajar di samping kastil,membuat patung-patung tersebut jatuh dan menimpa tubuh Regina,hampir saja salah satu pedang pada patung ksatria tersebut jatuh mengenai wajah Regina,untung sebelumnya Regina sempat menghindari pedang tersebut,walaupun pedang itu akhirnya jatuh hanya beberapa inci dari wajahnya.
Jubah yg dikenakan Regina sudah sobek dimana-mana,tubuhnya basah oleh keringat dan juga darah yg dikeluarkan dari goresan-goresan pada tubuhnya. Napasnya sudah tak beraturan dan tenaganya sudah habis terkuras,air liurnya sudah bercampur dengan darah yg keluar dari bibirnya.

“a-ampuni hamba yang mulia..” ucap Regina dengan sisa tenaganya.
Etha menatap tubuh Regina yg tersungkur diantara patung-patung ksatria dengan tatapan penuh amarah dan kebencian.


+++++



Taemin berhasil melewati gerbang Kastil tua itu dengan mudah,dan meneruskan langkahnya menuju pintu utama kastil yg sangat besar dan terbuat dari kayu Trops (kayu dari pohon sihir). Minho yg berhasil melepaskan diri dari ikatan akar-akar mencoba mengejar Taemin hingga sampai kedepan pintu kastil,tinggal beberapa langkah saja Taemin memasuki pintu tersebut,tiba-tiba tubuhnya terpental kebelakang dan jatuh membentur tanah.

“Taemin…”teriak Minho yg terkejut melihat tubuh Taemin tiba-tiba terpental..dia bergegas menghampiri Taemin,dan mencoba menbantu adiknya itu berdiri,namun ditepis oleh Taemin.

Tiba-tiba kabut putih datang meliputi sekeliling kastil tersebut bersamaan dengan angin yg berhembus kencang,Taemin dan Minho mencoba melindungi wajah mereka dengan tangan dari kabut dan angin tersebut. Kabut dan angin tersebut mengumpal menjadi satu dan berputar-putar mengelilingi kastil,dan kemudian mendadak hilang dalam sekejap tepat didepan pintu kastil.
Minho dan Taemin mengikuti arah kabut itu menghilang,yang tiba-tiba digantikan dengan dua sosok makhluk wanita yg sekarang berdiri di depan pintu utama kastil.

“s-siapa kalian..” Tanya Taemin kepada dua wanita yg muncul didepan kastil tersebut.

“seharusnya kami yg bertanya ..siapa kalian dan mau apa kalian ke Magic Castle ini?!” jawab salah satu dari wanita tersebut.

Minho melirik Taemin yg diam disebelahnya,lalu memandang kedua wanita tadi.

“kami..tidak sengaja datang kesini..kami hanya tersesat ketika diperjalanan pulang..” ucap Minho mencoba membohongi kedua wanita itu.

“kalau begitu keluarlah dari kastil ini..karena area ini berbahaya bagi kalian”

“baiklah..kami berdua akan..

“tidak!!”potong Taemin segera.

“aku tidak akan pergi dari sini..aku akan masuk kedalam kastil itu” lanjutnya dengan tegas,dan ingin melangkah menuju pintu kastil itu,namun langkahnya dihalangi oleh Minho yg bergerak cepat kehadapan Taemin.

“jangan menghalangi jalanku,kak..” ucap Taemin datar dengan rahang yg sudah mengeras.

“lebih baik kita segera pergi dari sini “sahut Minho

“tidak akan”

“Taemin mengertilah..

“sekali lagi kuberitahukan,aku tidak akan pergi sebelum membawa ibu keluar dari kastil itu..”teriak Taemin didepan wajah Minho.
Minho yg kaget dengan ucapan Taemin tersebut langsung ,menarik kerah baju Taemin..kali ini kesabaran Minho sudah habis dibuatnya

“heh!!..kau bilang apa..mau menyelamatkan ibu?!…apa kau tak pernah berpikir..kalau kau bisa saja mati terlebih dahulu dibunuh oleh penyihir hitam tersebut sebelum,kau sempat menyelamatkan ibu” bentak Minho masih menggenggam erat kerah baju Taemin.
Taemin tersentak mendapat bentakan dari kakaknya itu.

“kau..kira kau bisa menyelamatkan ibu seorang diri,kau kira kekuatanmu sudah cukup hebat untuk menolong ibu…apa yg sedang kau pikirkan Lee Taemin..Hah!! suara Minho begitu tajam dan kaku.

“tunggu..sebentar..apa kalian Choi Minho dan Lee Taemin?!” Tanya suara di belakang mereka,Minho dan Taemin serempak menoleh kesuara itu,yg ternyata milik dua wanita yg tadi berdiri didepan pintu kastil.

Minho melepaskan genggaman tangannya dari kerah baju Taemin dan menatap kedua wanita yg kini berjalan kearahnya dan Taemin berdiri.

“benar..”sahut Minho tegas.

“bagaimana kalian bisa tahu nama kami berdua?!”lanjutnya.

Dua wanita itu saling berpandangan,lalu kembali menatap Minho dan Taemin.

“aku Angela White,dan ini adikku Alice Rosario..kami berdua adalah white witches” Angela memperkenalkan dirinya dan adiknya pada Minho juga Taemin.

Hampir bersamaan Minho dan Taemin membelalakkan matanya,ketika dua wanita asing yg muncul tiba-tiba tersebut memperkenalkan dirinya dan menyebut nama mereka.

“ Qwinsha White Witches (penyihir putih bangsawan)” gumam Minho,seraya berlutut dihadapan Angela,begitu juga dengan Taemin.

“berdirilah..”ucap Angela merasa tak enakkan melihat Minho dan Taemin berlutut dihadapannya.

“kalian berdua putra dari Grein Regina,kan?! Tanya Angela pada Minho(Grein= penyihir ksatria,yg bertugas melindungi penyihir bangsawan)

Minho mengganggukkan kepalanya,sedangkan Taemin hanya diam saja..karena masih kesal dengan kedua wanita itu, yg tadi menghalanginya tuk masuk kastil tersebut.

“apa maksud kalian berdua datang kesini untuk membebaskan Grein Regina?!” kali ini Alice yg berbicara.

Minho memandang Taemin yg mengepalkan kedua tangannya disamping.
“tentu saja..itu tujuan utama kami” sahut Taemin sebelum Minho ingin membuka mulutnya tuk menjawab.

Tatapan Angela dan Alice tertuju pada Taemin.Taemin membalas tatapan mereka berdua. Mata jernih keabuan milik Taemin tampak mengkilat,bertanda bahwa hatinya diselubungi dendam dan kemarahan.

“Taemin..”panggil Minho khawatir,Taemin menoleh kearah kakaknya itu.

“kak..aku tahu tahu kekuatanku masih belum mampu tuk mengalahkan si tua Bangka Etha itu,aku juga tahu kalau aku hanya penyihir level rendah diantara penyihir putih lainnya,aku tahu aku terlalu egois..dan begitu bodah..tapi kak,apa kau tahu sudah berapa lama ibu mengorbankan tubuh bahkan jiwa dan raganya untuk penyihir jahat itu..berapa lama ibu menderita karena disiksa tiap hari olehnya..kau tidak tahu kan,kak….” Taemin menarik nafasnya sejenak.

“kau mau tahu..apa yg aku lakukan tiap hari pergi kekastil ini?!..hanya untuk melihat keadaan ibu,tapi..apa..yg kudapatkan..jangankan melihat dirinya..aku malah mendengar teriakan ibu,ibu berteriak pasti karena disiksa oleh penyihir itu..” Taemin menutup wajahnya dengan tangannya,kemudian mengacak-acak rambutnya sendiri dan berjalan mondar-mandir disisi Minho.

Minho terdiam mendengar kalimat yg meluncur dari mulut Taemin,bahkan dia tak bisa mengeluarkan sepatah katapun tuk menyahutnya,bibirnya terkatup rapat..

“ya..ampun jadi selama ini..Taemin ke kastil ini,untuk memastikan keadan ibu..bodohnya diriku..tidak menyadari hal ini..bodoh sekali kau Minho” batin Minho,dia merasa dirinya kadang tidak lebih baik dari Taemin,dan tekadang baginya pemikiran Taemin lebih dewasa daripada dirinya sendiri.

Mereka berempat tenggelam dalam pikiran masing-masing,tidak ada yg berniat untuk berbicara..baik Minho dan Taemin,maupun Angela dan Alice..suasana hening beberapa saat,namun keheningan itu tak bertahan lama..karena tiba-tiba sebuah pecahan kaca dan teriakan..membuyarkan pikiran mereka..

PRANGG..!!ARGHHH….

“suara apa itu..” Minho tersentak kaget

“ibu..” gumam Taemin pelan,dan tanpa pikir panjang dia langsung berlari ke pintu utama kastil.

“tunggu,Taemin..jangan masuk” teriak Alice,namun diacuhkan oleh Taemin,dan terpaksa Alice mengeluarkan sihirnya untuk mencegah Taemin

“De lle Uioyttios” ucap Alice sambil mengibaskan tangan kanannya keudara di ikuti angin yg langsung melemparkan tubuh Taemin hingga jatuh ketanah lagi.

“kau..”Taemin marah,lalu bangkit dari tanah dan juga mengangkat tangannya,ingin membalas perbuatan Alice yg baru saja menjatuhkannya ke tanah,sebelum itu terjadi Minho menahan tangan Taemin.

“hentikan..” sergah Angela.lalu menghampiri Minho dan Taemin berdiri.

“kalian ingin menyelamatkan ibu kalian bukan..dan mengalahkan penyihir hitam itu?!” Tanya Angela dengan raut wajah serius.

“tentu saja” sahut Taemin,Minho memandang Taemin lama..kemudian ia pun ikut menganggukkan kepala.

“baiklah..kalau begitu..kita punya tujuan yg sama..”

“heh..maksudmu..?!” balik Minho bertanya pada Angela.

Angela menatap Alice,lalu berpindah pada kastil yg ada dihadapan mereka.


+++++


Seorang wanita berjubah hitam yg sangat kusam berlari kecil sambil menyalakan cahaya kecil lilin yg dibawanya di lorong-lorong kastil,ketika sampai di ujung lorong wanita tersebut berbelok kekiri dan disana ada sebuah kamar kecil namun terbuat dari besi dan dikunci oleh rantai-rantai dari luarnya.wanita itu berhenti tepat didepan kamar tersebut,sambil mengumamkan suatu mantra dan mengunakan kekuatan terakhirnya wanita itu mencoba membuka rantai-rantai yg mengunci kamar itu dari luar.dan berhasil..rantai-rantai itu terlepas dan terjatuh kelantai kastil dengan suara sedikit berisik.
Wanita itu membuka kamar itu dan melangkah masuk dengan perlahan..

“Grein Regina..”pekik Alice

“sstt..”Regina meletakkan telunjuknya didepan mulut,menyuruh Alice agar tidak berisik.

“ada apa kau datang kesini Regina” Tanya Angela lembut dan berjalan menghampirinya.

“tuan putri..” ucap Regina pelan,sesaat ragu tuk melanjutkan kalimatnya,dan hanya menggigiti bibir bawahnya

“ya,ada apa..?!”Angela memiringkan sedikit kepalanya,bingung dengan tingkah laku Regina.

Regina meraih tangan Angela dan juga Alice yg berdiri disisi Angela,sambil bergantian memandang mereka berdua,membuat Angela dan Alice keheranan.

“pergilah dari sini..” ucapan Regina membuat Angela dan Alice tersentak.

“hamba mohon tuan putri,pergilah dari magic castle ini segera..” Regina kini berlutut dihadapan mereka berdua,sambil memohon.
Angela mengangkat bahu Regina agar berdiri

“apa yg kau katakan Regina..dan apa-apaan ini!!” Angela sungguh bingung dengan Regina yg tiba-tiba berlutut dihadapannya,sambil memohon mereka berdua tuk meninggalkan kastil ini.

“maafkan hamba tuan putri..bukan maksud hamba untuk mengusir tuan putri berdua dari kastil ini,tapi..ini untuk keselamatan kalian berdua..kastil ini sudah tidak aman bagi tuan putri,jadi hamba mohon sekali lagi..segeralah tinggalkan kastil ini” suara Regina bergetar,bahkan dia berbicara sambil menundukkan kepalanya..tak berani menatap Angela dan Alice.

“tapi..kenapa kami harus meninggalkan kastil kami sendiri” Tanya Alice.

“sekali lagi hamba minta maaf..hamba tak bermaksud lancang,tapi tuan putri malam ini..adalah malam bulan purnama,dimana yang mulia Etha akan melakukan ritual “jahatnya” malam ini,dan tentu saja korban berikutnya adalah tuan putrid berdua” jelas Regina

Alice dan Angela berpandangan sejenak

“maksudmu..malam ini Etha akan menyempurnakan kekuatannya,dengan kami sebagai persembahannya” Regina mengangkat wajahnya menatap Angela,kemudian mengangguk lemah.
Alice menutup mulutnya,tak percaya..sedangkan Angela hanya bisa berdiri terpatung.
Regina tiba-tiba memeluk Angela dan Alice secara bergantian.

“maafkan hamba tidak dapat menjaga tuan putri lebih dari ini,tapi hamba akan membantu tuan putri kabur dari sini..


Desa Weds..itulah yg disebutkan Regina terakhir kalinya sebelum dirinya dan adiknya berhasil keluar dari kastil itu.

“tuan putri..pergilah menuju desa Weds..mungkin disana diri kalian akan aman untuk sementara waktu..” bisik Regina ditelinga Angela terakhir kalinya.



++++++

TCB

Monday, January 4, 2010

Magic Castle..[Part.1]


Cast:

*Choi Minho
*Lee Taemin
*Angela White/Kwon Seena is Seena Kwon unnie
*Alice Rosario/Hwang Jung Eum is Lint Hwang 'Jung Eum'

Disclaimer : all in this just my imagination..
Inspired by: banyak banget..sampai tak dapat saya sebutkan satu-satu..terutama dulu..lagu Magic Castle’nya DBSK..^^

A/N : sebelumnya author mau menjelaskan sedikit beberapa kata yg mungkin tidak dipahami dicerita ini.
Tentang Witch dan Wizard..Witch adalah sebutan untuk penyihir wanita,dan Wizard sebutan
Untuk penyihir laki-laki.(didapat dari beberapa sumber informasi di internet dan buku^^)


~Enjoy~


+++++


Entah kapan..penderitaan ini akan berakhir..apakah hari ini,besok..atau..malah takkan pernah berakhir..sayup suara angin akan menghantarkanmu pada akhir hayatmu...membawamu menghadap kepada malaikat maut..itulah awal dari penderitaanmu dimulai..


Seorang gadis dengan jubah merah kehitaman..melangkah masuk kedalam sebuah kastil tua yg cukup besar..
saat gadis itu menghilang dibalik pintu kastil itu..gerbang serta pintu kastil tersebut tertutup secara bersamaan..tepat saat itu terdengar suara lengkingan yg cukup nyaring..hingga berdengung menembus langit..membuat burung-burung yg berada disekitar hutan yg mengelilingi kastil itu..berhamburan terbang dari pepohonan hutan tersebut..takut dengan lengkingan itu..yg seakan-akan dapat mengambil jiwa mereka...


++++++


"Choi Minho..apa kau tahu legenda di balik kastil tua yg ada di hutan Doldyiss" tanya Steward yg tiba-tiba muncul dihadapan Minho yg sedang membenahi peralatan panah miliknya

"legenda? dibalik kastil tua yg ada di hutan Doldyiss itu..?! aku tidak mengetahuinya" Minho mengangkat wajahnya sebentar tuk menatap Steward,lalu kembali asik dengan peralatan panahnya.

"hmm..kau mau aku ceritakan tentang legenda itu"

"apakah itu menarik.." Minho mengangkat satu alisnya tanda ragu.

"lebih menarik..dibandingkan ketika kau berhasil memanah papan Gredil " sahut Steward sambil melipat kedua tangannya kedepan dada.

"huh..menurutku tak ada yg menarik selain hal itu"

"kau boleh mengatakan itu..setelah kau mendengar ceritaku ini.."

“terserah kau sajalah..” Minho mengidikkan kedua bahunya.


++++++




Beratus-ratus tahun yg lalu ada sebuah kerajaan yg bernama kerajaan Magisstic
Dimana..kerajaan Magisstic tersebut dipimpin oleh seorang Raja bernama Raja Lord Dolphson,yg memiliki dua orang anak bernama Putri Angela White dan Putri Alice Rosario. Ratu Deldriess sang istri sudah lama meninggal karena terkena serangan mantra penyihir jahat yg menyerang kerajaan Magisstic, saat itu Ratu Deldriess berusaha melindungi kedua anaknya yg masih kecil dari serangan penyihir jahat tersebut.

Semenjak istrinya meninggal Raja Lord Dolphson memperketat penjagaan di sekitar wilayah kerajaannya,mengerahkan seluruh pengawal terbaik kerajaan untuk berjaga-jaga dan juga membangun sebuah kastil,yg mana kastil tersebut dibangun tepat didepan istana kerajaan sebagai benteng pertahanan dan juga perlindungan dari serangan-serangan mendadak para penyihir jahat yg ingin memusnahkan Kerajaan Magisstic.
Tentu saja..kastil tersebut dibuat oleh 10 orang penyihir terbaik Kerajaan Magisstic,serta turun tangan langsung dari sang Raja.Kastil tersebut dibangun dengan sangat kokoh dan terdiri dari 300 mantra pelindung,salah satunya mantra fertuissy..mantra penangkal sihir-sihir jahat.

Sihir-sihir jahat biasanya digunakan oleh penyihir Strium (salah satu dari golongan Penyihir Threeum)
Penyihir Threeum di bagi kedalam tiga tingkatan yaitu: Penyihir Tetrium,penyihir Retrium,dan terakhir Penyihir Strium.dan penyihir Strium termasuk dalam tingkatan paling akhir/rendah..yg mana para penyihir tersebut menggunakan ilmu sihirnya untuk berbuat keonaran,untuk kehancuran,dan lain sebagainya.Oleh karena itu diciptakanlah mantra Fertuissy untuk menangkalnya,mantra itu dibuat oleh salah satu White Wizard(penyihir putih) bernama Tramford Wizard.




++++++

“tunggu,jadi..apa hubungan..kastil,penyihir..dan Raja Lord Dolphson..dalam ceritamu itu” potong Minho yg merasa tidak mengerti dengan cerita Steward yg panjang lebar tersebut.

“huh..kebiasaanmu Minho suka menyela cerita orang,kenapa tidak kau dengarkan saja ceritaku dulu sampai habis” Steward merasa kesal karena ceritanya disela oleh Minho.

“kau tahu..aku orang tidak suka basa-basi..jadi ceritakan saja inti dari kisahmu itu” sahut Minho dengan tampang cuek-nya.

“oke..oke baiklah..,kalau begitu aku tanya satu hal padamu..” ucap Steward mengalah,dia tidak yakin akan menang jika berdebat dengan Minho

“tentang..?!”

“kau percaya dengan witch dan wizard?!”

“maksudmu..penyihir wanita dan laki-laki?” Minho balik bertanya

Steward mengangguk “ya..kau percaya kalau mereka ada didunia ini..atau mungkin berkeliaran disekitar kita..”

“hmm..entahlah,jika ada bukti..mungkin aku bisa percaya sepenuhnya..”

“buktinya ada disitu..dibalik Hutan Doldyiss itu..” Steward menunjuk Hutan yg terbentang jauh beberapa meter dari hadapan mereka berdua,Minho mengikuti isyarat telunjuk Steward yg mengarah ke hutan itu.

“kau ingin bilang..kalau buktinya ada di Kastil tua ditengah hutan itu kan?!” Hardik Minho sambil menoleh kearah Steward dan menautkan kedua alisnya.

“yups..tebakanmu tak salah” Steward tersenyum lebar,yg langsung dapat satu jitakan dari Minho.

“hei,apa yg kau lakukan..” marah Steward sambil mengelus-elus kepalanya,akibat jitakan keras Minho ke kepalanya.

“membuatmu..agar berhenti menghayal dan bercerita yg tidak-tidak” Minho mengaitkan tali panahannya kebelakang punggungnya dan bersiap-siap menaiki punggung kuda putih-nya.

“hei..hei..siapa yg menghayal..yg tadi kubilang memang betul adanya..” Steward mencoba membela dirinya.

“ckckck..Steward,ku beritahu yah..ceritamu mengenai kastil itu lebih pantas disebut dongeng daripada sebuah legenda..,kenapa tidak kau ceritakan saja pada anak-anak kecil didesa..” ucap Minho yg sudah duduk diatas punggung kudanya.

“hah..?! kau sedang mengejek-ku yah..Choi Minho” tuduh Steward dengan wajah cemberut.

“tidak..hanya mencoba menyadarkanmu kembali ke alam nyata saja..” Minho menarik tali pengendali kudanya..kuda itu meringkik sebentar,lalu berlari meninggalkan Steward.

“HEI..CHOI MINHO...PENYIHIR ITU BENAR-BENAR ADA..AKU TIDAK BERBOHONG..”teriak Steward pada Minho yg dari kejauhan. Minho hanya melambaikan sebelah tangannya untuk menanggapi teriakan Steward tadi.

“dasar anak itu..” desah Steward,ketika Minho sudah hilang bersama kudanya dibalik pepohonan.


++++++


Aku memacu Defdroy,kuda putih milikku meninggalkan Steward yg berteriak penyihir-penyihir dibelakangku.
Dan mengenai cerita Steward tentang legenda kastil tua itu,penyihir,dsb,sebenarnya aku mengetahui hal itu,hanya saja aku berpura-pura tidak tahu dihadapannya.
Mengapa?! Tentu saja untuk menyamarkan identitasku yg sebenarnya..adalah seorang wizard (penyihir).
Sedangkan Steward adalah sahabatku,seorang manusia biasa..aku tidak bisa membayangkan apa yg akan terjadi jika dia mengetahui temannya ini ternyata salah satu keturunan penyihir,pasti dia akan marah besar karena telah membohonginya, bahkan selama sepuluh tahun kami sudah berteman.
Aku berteman dengan Steward sejak kecil,saat itu Steward adalah penduduk baru didesa Weds..yg baru saja pindah dari kota,aku bertemu pertama kali saat dia mengantarkan kue pie buatan ibunya kerumahku,dan semenjak saat itulah Steward sering berkunjung kerumahku dan mengajakku bermain..hingga hubungan kami berlanjut menjadi sebuah persahabatan sampai sekarang.

Keluargaku adalah satu-satunya keluarga penyihir yg tinggal didesa Weds,serta keturunan terakhir dari penyihir putih yg tersisa..oleh karena itulah..kami merahasiakannya dari penduduk desa,termasuk juga dari keluarga Steward.Karena jaman sekarang sudah berbeda..orang-orang hanya menganggap tabu hal-hal yg berbau mistis..seperti penyihir ataupun sejenisnya.
Tapi,walaupun begitu..kami merahasiakan hal ini bukan karena orang-orang menganggapnya tabu atau apa..tapi untuk melindungi keturunan kami,penyihir putih..dari serangan para penyihir hitam,yg sudah menjadi takdir sebagai musuh dari penyihir putih. Tentu saja..maksud kami hidup membaur dengan para manusia..agar penyihir hitam tidak dapat memusnahkan kami.

Aku memacu kudaku semakin kencang,karena dapat kulihat awan hitam mulai mengumpal,menandakan hari sebentar lagi akan hujan.
Tapi kudengar ada suara derap kaki kuda yg lain yg membuntut dibelakangku,aku memelankan jalan kudaku..dan menoleh kebelakang untuk melihat si penunggang kuda tersebut.

“aishh..ternyata kau Taemin..”

“hmm..memangnya kau kira siapa kak..?!” tanya Taemin,adik kandungku.

“bukan..bukan siapa-siapa..kau habis dari mana?”tanyaku ketika Taemin mensejajarkan kudanya disampingku.

Taemin menoleh kearahku,lalu cepat-cepat berpaling kearah depan lagi
“aku mau pulang”sahutnya singkat.

“hei..aku tidak bertanya kau mau kemana,tapi aku bertanya kau habis dari mana?!” ulangku jengkel mendengar jawabannya.tapi Taemin hanya diam sambil memerhatikan jalanan depannya.

“Taemin..jangan bilang kau habis mengunjungi kastil itu lagi” hardikku,membuat Taemin meneggakkan tubuhnya.tanpa menjawab pun aku tahu dari sikapnya,kalau dia baru saja datang dari kastil itu.

“bukan urusan kakak..” Taemin mempercepat jalan kudanya.

“tentu saja itu urusanku” sahutku,sambil mencoba mengimbangi kudanya.

“kuperingatkan kau Taemin untuk yg kesekian kalinya berhenti mendatangi kastil itu” ucapku tegas,Taemin menatapku tajam dengan menunjukkan tampang tidak suka-nya.

“heh..kak..aku bukan anak kecil lagi yg perlu kau beri peringatan tiap harinya,aku bisa menjaga diriku sendiri..jadi berhentilah ikut campur dalam kehidupanku”

“tapi..Taemin..

“Sudahlah kak..aku terlalu lelah tuk mendengar ocehanmu saat ini” Taemin memacu kudanya hingga berlari dengan kencang.

“kau tidak tahu Taemin..kalau aku sedang berusaha melindungimu”batinku,tanpa berusaha mengejar kudanya.


++++++



Angin berhembus dengan kencang melengkapi hujan yg turun sangat deras,ditambah lagi dengan kilatan petir yg menyambar-nyambar.
Namun dibawah hujan dan angin kencang tersebut..dua sosok wanita berjalan tertatih-tatih melawan jatuhan air hujan serta angin kencang itu. Pakaian mereka sudah basah kuyup oleh air hujan..

“kak..apa kau masih sanggup berjalan?”tanya seorang wanita yg mengenakan gaun coklat,raut wajahnya menampakkan kecemasan pada seseorang yg berjalan disampingnya.

“hmm..kau tidak usah khawatir,aku masih cukup kuat...uhuk..uhuk..

“kakak..kau tidak apa-apa”wanita bergaun coklat itu langsung merangkul bahu wanita yg dipanggil kakaknya itu.

“t-tidak..apa-apa”

“sudahlah..kak,kau tidak usah memaksakkan diri..seperti ini..lebih baik kita beristirahat saja dulu”

“tapi..Alice..”

“kakak kali ini..turuti saja kata-kataku,kalau kau memaksakan diri seperti ini terus..lama-lama kau hanya akan bertambah sakit”potong gadis yg bernama Alice itu.
Alice membantu memapah kakaknya yg bernama Angela tuk menepi kesebuah gubuk yg hanya beberapa meter dari depan mereka.

“lebih baik kita beristirahat disini saja dulu,setidaknya sampai hujan deras ini reda”ucap Alice,ketika mereka sudah memasuki gubuk tua yg terbuat dari kayu itu.

“Alice..”panggil Angela saat Alice melepaskan jubah yg menutupi gaun coklatnya.

“iya..”

“kau mau berjanji padaku..”pinta Angela,yg membuat Alice mengerutkan alisnya..keheranan.

“berjanji?! Maksudmu..”

“berjanjilah Alice..kalau seandainya aku tidak punya kekuatan lagi tuk melawannya..maka kau yg akan membunuhnya untukku” pinta Angela dengan suara yg terdengar lemah.

“kakak..kau berkata apa sih..kau masih memiliki kekuatan untuk melawan penyihir itu”sahut Alice sambil menggenggam tangan Angela.

“tidak dengan keadaanku seperti sekarang ini..Alice” Angela berusaha menggenggam pundak Alice,namun tiba-tiba dia merasakan sakit pada uluh hatinya.Alice yg bingung dengan perubahan air muka Angela,langsung menangkap tubuh kakaknya sebelum jatuh ketanah.

“kak..”pekik Alice.

“Alice..berjanjilah padaku..kumohon..”ucap Angela dalam pelukan Alice dengan suara bergetar.
Alice mengeratkan pelukannya,air matanya sudah hampir mengalir jatuh.

“baiklah..kak..aku akan berjanji untukmu..aku akan membunuh penyihir itu untukmu”balas Alice.
Angela tersenyum lemah dipelukan Alice,sebelum akhirnya menutup matanya..dan tak sadarkan diri.



++++++



Pagi-pagi sekali Taemin dengan peralatan panah dan sebuah pedang tersampir disamping pinggangnya,sudah memacu kudanya memasuki hutan Doldyiss menuju kesebuah kastil..
Dan tanpa sepengetahuan Taemin juga,Minho mengikutinya dari belakang...Minho penasaran,dengan apa yg dilakukan oleh adiknya itu pergi ke kastil yg sebenarnya terlarang bagi siapapun untuk mendatangi kastil itu.

Taemin menghentikan kudanya,lalu melompat turun dari punggung kudanya itu,kemudian menarik kudanya dan mengikatkannya pada sebuah pohon besar yg ada disana.Minho berhenti tidak jauh dari Taemin,dan melakukan hal yg sama seperti yg dilakukan Taemin tadi,melompat turun dari kudanya,dan mengikat kudanya pada sebuah pohon yg ada disampingnya,mata Minho tak lepas dari Taemin,dia terus mengawasi adiknya itu dari jarak yg cukup jauh.
Taemin menarik keluar pedangnya hingga menimbulkan bunyi desingan udara yg beradu dengan pedang,dia terus melangkah sambil sesekali menumbas rumput-rumput tinggi yg menghalangi jalannya dengan pedangnya itu.Sedangkan Minho membuntut dibelakangnya tanpa suara,namun matanya terus mengawasi gerak-gerik Taemin.

“apa yg ingin dilakukan anak ini”tanya Minho dalam hati.

Mereka terus berjalan hingga akhirnya sampai di depan gerbang kastil yg menjulang sangat tinggi.

“kak,berhentilah mengikutiku..”ucap Taemin tiba-tiba yg membuat Minho langsung menegakkan punggungnya.

“Taemin..kau..”

“aku tahu kau mengikutiku”Taemin membalikkan badannya,kini dia berhadapan dengan Minho yg berada beberapa meter darinya.

“maaf..tapi aku tidak akan membiarkanmu..masuk kedalam kastil itu”sahut Minho dengan sorot mata yg tajam kearah Taemin.

“kalau begitu..aku tidak akan membiarkan kakak menghalangi langkahku”Taemin membentangkan kedua tangannya seraya mengucapkan suatu mantra,ketika itu juga Minho merasa kedua kakinya tak dapat digerakkan,Minho melihat kebawah..kearah kakinya yg ternyata sudah di rambati oleh akar-akar rumput yg kuat.
Minho mengangkat wajahnya,dan menatap Taemin dengan tatapan marah.

“kau..”

“maafkan aku..”sela Taemin cepat,dan berlari meninggalkan Minho yg sedang berusaha menyingkirkan akar-akar yg terus tumbuh membalut kakinya.

“ya..Lee Taemin..jangan masuk ke kastil itu...atau kau akan mati”teriak Minho nyaring kepada Taemin yg berlari ingin memasuki gerbang kastil itu.

“SIAL!!..”geram Minho karena teriakkannya tak digubris oleh Taemin,dan terpaksa Minho menggunakan sihirnya tuk melepaskan diri dari akar-akar yg membalutnya.
Selesai mengucapkan sesuatu..Minho berhasil melepaskan dirinya,dan berlari mengejar Taemin yg terlebih dahulu memasuki gerbang kastil tersebut.


++++++


Sedangkan di gubuk tua...

Alice yg menjaga kakaknya yg tidak sadarkan diri semalaman,terkejut saat..Angela tiba-tiba terbangun wajah ketakutan

“ada apa kak?..apa kau bermimpi buruk?! Atau kau masih merasa kesakitan?!”pertanyaan berantai dari Alice hanya mendapat tatapan ketakutan dari Angela.

“Alice..aku merasakan sesuatu..sesuatu yg berbahaya..”kata Angela sambil menekan dahinya yg berdenyut tiba-tiba.

“maksud kakak?!”Alice kebingungan.

“ada seseorang yg mencoba tuk memasuki Magic Castle..aku dapat merasakannya” jelasnya pada Alice,membuat Alice langsung membelalakkan matanya.

“Alice..bagaimana pun juga..sekarang Magic Castle terlalu bahaya..kau tahu kan maksudku?!”

“ya...aku tahu..tapi..kan..

“kita harus mencengah siapapun masuk kedalam kastil itu..bantu aku berdiri!!”potong Angela cepat.Alice membantu kakaknya itu berdiri.

“kak,apa yg ingin kau lakukan”tanya Alice was-was,ketika melihat Angela mengeluarkan botol ramuan obat yg ada disaku jubahnya.kemudian meminum habis ramuan itu.

“kak..itu kan..ramuan terakhir obatmu..”pekik Alice tanpa mencoba mencegah kakaknya menghabiskan ramuan tersebut.

Raut wajah Angela berubah seketika,matanya yg hitam berubah menjadi keabu-abuan..sedikit kekuatan muncul dalam dirinya,Angela meneggakkan tubuhnya..dan menatap dalam mata hijau milik Alice sambil menggenggam erat bahu adiknya itu.

“Alice..kita harus kembali ke kastil itu sekarang”ucap Angela tegas.

Alice menggeleng-gelengkan kepalanya “tidak..kak,tidak..kita baru saja berhasil keluar dari neraka itu..kenapa kita harus kembali kesana..”balas Alice dengan suara getir menyiratkan ketakutan

“Alice..ini menyangkut nyawa orang lain..bagaimana pun juga..keselamatan orang itu terancam..dia bisa saja mati dibunuh oleh penyihir itu”Angela berusaha menyakinkan adiknya.

“aku tahu..t-tapi..aku takut kembali kesana..” Alice menutup wajahnya dengan kedua telapak tangannya

“aku dapat memahami perasaanmu,Alice...tapi aku tidak mungkin kembali kesana sendiri,dengan keadaanku yg seperti ini,aku juga membutuhkan kekuatanmu,aku tidak ingin ada korban lagi dikastil itu..aku tahu kau tidak suka perkelahian dan perdebatan,tapi kau pasti juga tidak suka kan,jika ada jiwa orang lain yg tak bersalah dibunuh sia-sia..kumohon Alice..percayalah padaku!!” Angela meminta dengan sungguh-sungguh,hingga akhirnya hati Alice pun luluh.

“baiklah..aku juga tidak ingin ada darah yg terbuang sia-sia oleh penyihir jahat itu”ucap Alice pada akhirnya.Angela menggangguk dan tersenyum pada Alice.

“kita gunakan kekuatan itu saja..”perintah Angela yg mendapat anggukan dari Alice

Alice menggenggam kalung merah yg bertuliskan angka 13 dilehernya,begitu juga yg dilakukan oleh Angela,lalu dalam hitungan detik tubuh mereka sudah menghilang dari gubuk tua tersebut.


++++++

TBC...

Saturday, January 2, 2010

Someone Behind Me..[sekuel of Devil'x Love]

Cast:
Kim Jonghyun
Shin Yong Mi
Ki Bum..A.K.A Key
Disclaimer : all in this just my imagination..
Inspired by: Ring Ding Dong SHINee’s song..and many picture of SHINee..^^ Horror Show from MC.Mong


--enjoy--




Yong Mi…
Kemarilah..kemarilah..
Ikutlah bersamaku..
Kau akan bahagia jika bersamaku..
Kemarilah gadisku..



“aakh..hh..hah…”Yong Mi terbangun dari tidurnya,nafasnya memburu dan keringat membasahi wajah juga seluruh tubuhnya,tiba-tiba pipi kanannya kembali berdenyut-denyut.

“akhh..”Yong Mi menjerit sambil memegang pipinya,denyutan itu semakin terasa semakin menyakitkan dan dalam seperti ingin merobek wajah Yong Mi.tangannya mencengkram pinggiran ranjangnya,denyutan itu belum juga berhenti.

Sudah sebulan lebih Yong Mi merasakan hal ini,sejak dia pulang dari kampusnya pada malam itu.akhirnya tiap malam Yong Mi memimpikan hal yang sama,dan terbangun dari tidurnya disertai denyutan yg menyakitkan pada pipi kanannya.


+++++


Ketika rasa sakit di pipi kananku mereda,aku beranjak dari tempat tidurku menuju cermin besar yg berada disudut ruang kamarku,aku berdiri dihadapan cermin itu dan memandang pantulan diriku yg ada didalamnya.wajahku terlihat pucat dan basah oleh keringat,tubuhku sedikit gemetar dan rambutku terlihat berantakan,sungguh kacau diriku yg disana.
Aku mendekat kearah cermin itu dan memiringkan sedikit wajahku ke kiri,untuk melihat pipi kananku..aku mengelusnya,satu pertanyaan yg semenjak sebulan yg lalu terus menghantuiku kini muncul lagi.
Luka..luka gores yg ada dipipi kananku sudah hilang sebulan yg lalu,bahkan tidak meninggalkan bekas apapun diwajahku,tapi entah mengapa meninggalkan sakit,setiap kali aku terbangun dari tidurku dari mimpi yg sama.pertanyaan itu selalu berngaung didalam kepalaku selama sebulan ini.

Aku tidak tahu apa yg terjadi dalam diriku sampai saat ini,semenjak kejadian sebulan yg lalu itu,
yg terakhir ku ingat hanyalah aku pulang sangat larut malam dari kampusku,dan ketika pulang aku sudah mendapati goresan yg mengeluarkan darah dari pipi kananku,dan selebihnya aku tidak bisa mengingat apapun,walaupun aku sudah berusaha tuk mengingatnya.

Aku masih bertanya-tanya sampai saat ini,darimana asalnya luka goresan yg ada dipipiku saat itu?!
Aneh rasanya,jika tiba-tiba mendapati wajah yg sudah tergores tanpa tahu sebabnya.
Apakah saat itu aku terjatuh,hingga terluka?!..tapi rasanya itu tidak mungkin,karena bila aku terjatuh maka yg akan terluka adalah lutut atau kakiku tidak mungkin wajahku.lagipula luka yg ada dipipiku itu seperti sebuah goresan oleh benda tajam,seperti cakaran hewan atau mungkin orang.
Aku bergidik setiap kali memikirkan kemungkinan-kemungkinan akan goresan diwajahku itu.
Terlebih lagi mimpi itu,mimpi yg lagi-lagi muncul malam ini bersamaan rasa sakit pada pipi kananku.
aku tidak bisa mengatakan mimpi itu buruk atau tidak,tapi cukup aneh dan sedikit menakutkan untuk dibayangkan.
Dan aku kembali teringat pada mimpi itu…


Kemarilah..
Aku akan membawamu ketempat yg indah
Ikutlah bersamaku..
Yong Mi..


Suara seorang lelaki dalam mimpiku tadi terus berdengung ditelingaku hingga saat ini.
seorang lelaki dengan mata merah dan menggunakan jubah hitam itu terus-terusan memanggil namaku,seperti ingin membawaku pergi,aku tidak mengenal laki-laki dalam mimpiku itu,tapi aku seperti pernah melihatnya,melihat warna matanya yg merah bagai warna darah itu.walaupun wajahnya tidak begitu jelas terlihat tapi aku bisa melihat mata itu dengan sangat jelas.

siapa laki-laki dalam mimpiku itu..apa ada hubungannya dengan bekas luka diwajahku ini?!
Mimpi itu,laki-laki itu..dan luka diwajahku ini,apakah saling berhubungan?!
Seribu pertanyaan muncul dibenakku,namun tidak ada jawabannya,dan aku sudah terlalu pusing tuk memikirkan hal ini maupun jawaban atas pertanyaan-pertanyaanku tersebut.


+++++

sudah sebulan lebih aku memerhatikan Yong Mi,semenjak kejadian dimana Minho ingin menghisap darah gadis itu.dan sebulan ini juga aku terus melihatnya terbangun dari tidurnya dengan raut wajah ketakutan dan keringat yg membasahi sekujur tubuhnya.aku teringat percakapanku dengan Key kemarin malam..

“kau meningalkan luka gores diwajah gadis itu..?!”tanya Key dengan wajah sedikit terkejut

“iya..aku tidak sengaja mengores pipi kanannya..”

“hmm..sudah sebulan yg lalu ..dan baru saja kau memberitahuku,kau tahu apa yg telah kau perbuat..” dia mondar-mandir dihadapanku.
Aku mendongakkan kepalaku,dan saat itu Key berhenti tepat didepanku,dan menggenggam bahuku.

“t-tidak..”jawabku gugup,dan memang aku tidak tahu apa-apa..aku hanya tidak sengaja melukai pipinya tidak lebih,dan apa itu salah..sedangkan itu hanya sebuah ketidaksengajaan.
Key mendesah pelan saat mendengar jawabanku,dia melepaskan kedua tangannya yg menggenggam bahuku.

“kau betul-betul tidak mengetahui hal ini”

“aku tidak mengerti apa yg kau bicarakan Key,dan memangnya apa yg telah ku perbuat”tanyaku bingung.

“kau membuat kesalahan Jong Hyun..”ucap Key sambil menatap kedua mataku dengan tajam.

“hey,kesalahan apa maksudmu..aku benar-benar tidak paham kemana arah pembicaraan ini..”
Key mengucapkannya seolah-olah aku sudah membuat kesalahan yg cukup besar membuatku semakin bingung dengan perkataannya.

“kau seorang iblis..

“aku tahu itu”selaku,entah mengapa darahku menjadi panas jika ada orang yg menyebut-nyebut hal tersebut.

“dengarkan dulu pembicaraanku ini Jong Hyun,jangan kau potong,aku tahu kau marah setiap kali dirimu disebut iblis”Key mengerti keadaanku

Aku diam saja dan menunggu perkataan selanjutnya yg akan terlontar dari mulut Key.
Apakah ada hubungannya dengan kesalahanku yg tadi diucapkan padaku.

“kau memang iblis..tapi..juga setengah dari dirimu adalah vampire”lanjutnya yg membuatku membelalakkan mata.

“maksudmu..”

“yah..mungkin banyak yg tidak mengetahui hal ini,bahkan dirimu sendiri dan juga para vampire yg lain yg mengira dirimu adalah berdarah murni iblis,tapi kenyataannya..bahwa kau juga seorang vampire..”

“aku..maksudmu..jadi selama ini aku seorang iblis tapi juga vampire..aku..belum mengerti maksudmu..”

“ya..kau seorang Fruegion..”

“Fruegion..a-apa itu?!”

“Fruegion..adalah darah campuran,sebutan bagi seseorang yg memiliki darah campuran sepertimu,darah iblis dan vampire..yg menyatu dalam tubuhmu”

Aku menggeleng-gelengkan kepalaku.

“bagaimana mungkin aku berdarah campuran..yg aku tahu aku berdarah iblis yg keturunan dari ayahku”

“dan bagaimana dengan ibumu..”seloroh Key

“ibuku..”aku terdiam sejenak,aku tidak mengetahui sesuatu apapun tentang riwayat ibuku,bahkan wajahnya saja aku tidak pernah melihatnya,yg kutahu hanya..ibuku meninggal setelah melahirkanku dan meninggalkan tanda disekitar leher,bahu hingga lengan kiriku,yg disebut2 sebagai tatto Orcvi.

“hmm..mungkin sekarang saatnya kau mengetahui hal ini” Key menarik nafas sejenak sebelum meneruskan ucapannya.

“ibumu adalah seorang vampire,Jong Hyun..”

“APA..”teriakku kaget.

“ibuku seorang vampire...tidak..tidak mungkin..bohong..kau pasti hanya ingin membohongiku kan,Key” aku menghampiri Key dan menguncang-guncangkan bahunya.

“apa aku kelihatan sedang berbohong hah!!” ucap Key serius seraya melepaskan kedua tanganku yg menggenggam keras bahunya.

“kenapa..kenapa kau baru sekarang memberitahukan hal ini padaku Key..kenapa!!”

“Raja..sendiri yg menyuruhku untuk merahasiakan hal ini pada siapapun termasuk dirimu”

“heh...kenapa harus dirahasiakan dariku..

“karena kau sebenarnya adalah cucu sang raja”potong Key kali ini aku terpatung mendengarnya.

“yg itu berarti ibumu adalah putri raja..yg murni keturunan darah vampire,sedangkan ayahmu keturunan murni darah iblis...mereka berdua menikah tanpa sepengetahuan raja,hingga akhirnya ibumu melahirkanmu..raja sangat marah ketika mengetahui hal itu,hingga membunuh ayahmu yg saat itu menjadi pemimpin bangsa iblis..sedangkan ibumu meninggal setelah melahirkanmu,lebih tepatnya bunuh diri..ibumu menusuk jantungnya sendiri dengan pedang milik sang raja..ibumu sangat sedih ketika mengetahui raja telah membunuh ayahmu..hingga ibumu mengakhiri hidupnya sendiri..”

Aku hampir terhuyung kebelakang,mendengar kata-kata dari mulut Key yg memberitahuku kalau aku adalah cucu dari seorang raja vampire.

“apa arti dari semua ini..”

“Jong Hyun..kau tahu..raja sangat menyayangi ibumu,karena hanya ibumu lah satu-satunya anak yg dimiliki oleh raja..bisa kau rasakan bagaimana perasaan raja saat tahu putrinya memiliki seorang anak hasil dari hubungannya dengan seorang iblis..yg sejak dulu sudah menjadi musuh vampire,raja marah besar..hingga berusaha memisahkan ibumu yg waktu itu sedang mengandungmu dengan ayahmu..”

“karena hal itu juga raja membunuh ayahku..bukan begitu?!”sahutku datar,yg dijawab Key dengan anggukan.

“itu juga sebabnya..mengapa sampai sekarang aku dapat mencium darah manusia”

“hmm..tentu saja kau dapat merasakan darah manusia,karena sebagian dirimu adalah vampire..tapi masih banyak yg mengira kau adalah iblis seutuhnya..hingga banyak juga yg ingin membunuhmu..itu sebabnya raja tidak membolehkanmu berkeliaran didunia luar,itu juga bentuk lain cara raja untuk melindungimu,karena bagaimana pun kau adalah cucu raja,darah daging putri tercintanya”ucap Key membelakangiku.

“lalu..apa ini ada hubungannya dengan kesalahan yg tadi kau bilang padaku..”

“tentu saja ada..kau seorang iblis berdarah vampire...seorang vampire yg meninggalkan luka gores pada manusia..akan membekaskan sedikit ingatan pada manusia tersebut..walaupun ingatan pada manusia tersebut sudah dihapuskan,tapi ingatannya pada vampire yg memberinya luka akan terus ada dimimpinya,meskipun terlihat samar-samar oleh manusia itu”

“jadi..mungkin saja Yong Mi...maksudku..gadis itu mengingatku”tanyaku.

“hmm..sepertinya begitu..entah dia ingat dengan jelas atau tidak..yg pasti kau sudah membuat kesalahan,meninggalkan luka tanpa membunuh gadis itu..termasuk pelanggaran,itu sebabnya seorang vampire akan menghisap habis darah manusia ygdiincarnya..agar jiwa manusia itu menjadi bagian dari vampire juga,oleh karena itu lah vampire tidak dibolehkan meninggalkan luka sekecil apapun pada manusia..karena itu berarti sama saja mengikat diri kita dengan manusia itu”Key mengakhiri penjelasannya,lalu berbalik menghadapku.

“Jong Hyun..bagaimana pun juga kau adalah bagian dari kami...para vampire..dan kau meninggalkan luka pada gadis itu,berarti kau terikat dengannya”Key menatap lurus mataku,kemudian menepuk pundakku.

“kau harus mengambil jiwa gadis itu untuk menghapus ingatannya tentangmu..”bisik Key ditelingaku,sebelum akhirnya beranjak pergi meninggalkanku yg berdiri terpatung.



++++++



Aku memandang Yong Mi dari balik luar jendela rumahnya.Dia berdiri dihadapan sebuah cermin besar sambil mengusap pipi kanannya.Dia seperti habis bermimpi buruk..


“tentu saja ada..kau seorang iblis berdarah vampire...seorang vampire yg meninggalkan luka gores pada manusia..akan membekaskan sedikit ingatan pada manusia tersebut..walaupun ingatan pada manusia tersebut sudah dihapuskan,tapi ingatannya pada vampire yg memberinya luka akan terus ada dimimpinya,meskipun terlihat samar-samar oleh manusia itu”


Aku teringat ucapan Key.
apa bekas luka yg ditinggalkan seorang vampire dapat memberikan mimpi buruk bagi manusia,dan sepertinya ucapan Key benar,aku tidak tahu apa yg dimimpikan oleh Yong Mi..tapi sepertinya dia memimpikanku,dari wajahnya yg ketakutan ketika bangun dari tidurnya..sama seperti saat dia melihatku yg mencengatnya pada malam sebulan yg lalu.
Aku tidak tahu apa yg harus yg kulakukan sekarang,aku terlanjur menyukai Yong Mi..bahkan mencintainya,selama sebulan aku mengawasinya tidak mengurangi perasaan cintaku padanya,tapi hanya bisa kusimpan perasaan itu..karena aku tidak mungkin menampakkan diriku tiba-tiba dihadapannya,aku yakin dia malah akan ketakutan melihatku..lagipula jika aku melakukannya maka aku harus mengambil jiwa Yong Mi.

“kau harus mengambil jiwa gadis itu untuk menghapus ingatannya tentangmu..”

Perkataan terakhir Key,yg tak dapat kulakukan saat ini..aku tidak mungkin bisa mengambil jiwa gadis itu,jiwa gadis yg aku cintai..aku tidak sanggup melakukannya.
Sebenarnya aku pun tak sanggup membiarkan Yong Mi yg terus-terusan bangun dari tidur malamnya hanya karena bermimpi buruk yg mungkin berkaitan dengan diriku.Tapi aku tak tahu harus berbuat apa lagi..cukup memandangnya dari tirai jendela.


+++++


Di Universitas K’ARTS..

Aku menatap lukisanku yg baru saja kuselesaikan.
Berkali-kali aku mengerjapkan mataku tanda tidak mengerti,mengapa aku melukis ini..
Melukis seorang laki-laki berdiri tegak,bermata merah dan taring yg menonjol dari mulutnya meneteskan darah..nampak seperti vampire.
Aku hampir saja terlonjak dari tempat dudukku saat menyadari laki-laki dalam lukisanku itu,laki-laki yg sama dengan yg ada didalam mimpiku..bedanya dalam lukisanku wajah laki-laki itu sangat jelas..jelas sekali terlihat,putih pucat..
Aku menjatuhkan kuas yg ada ditanganku,entah mengapa akhir-akhir ini aku melukis diluar kesadaranku,tanganku seperti bergerak sendiri..
belum lagi aku juga merasa ada seseorang yg terus memerhatikanku dari belakang,entah itu perasaanku saja atau bukan..yg pasti setiap kali angin bertiup menerpa leherku,aku bergidik..seperti merasakan kehadiran seseorang disekitarku.

Aku bangkit dari tempat dudukku dan berjalan menuju jendela besar yg ada diruangan seni ini.
Angin menerobos masuk dengan lembut,saat aku membuka lebar-lebar jendela tersebut.
Kesempatanku mengirup oksigen sebanyak mungkin,menghilangkan penat sebentar akibat melukis tadi.
Mungkin aku terlalu banyak pikiran akhir-akhir ini,hingga aku jadi berperasaan yg aneh-aneh.
Sambil memejamkan kedua mata,kubiarkan angin menyapu wajahku,ikut menyapu keletihan serta beban pikiranku.

suasana hening sejenak yg terdengar hanya desingan angin..namun sedetik kemudian kudengar sebuah jeritan..jeritan kesakitan dari seseorang,sontak aku membuka kedua mataku dan menatap kebawah jendela,tak ada aneh disana..tapi jeritan itu semakin terdengar jelas ditelingaku.
Aku segera berlari keluar ruangan menuju kebawah,jeritan itu terdengar jelas berasal dari bawah..

Aku menoleh kekanan-kiri taman kampus mencari sumber jeritan itu,dan pada saat itu mataku menangkap sebuah bayangan dari balik gedung yg ada disisi kiri,aku berjalan menuju arah bayangan itu dengan perlahan.


+++++



“ARGHHH...”aku menggenggam erat bahu sebelah kiriku,rasa sakit menjalar hingga kelenganku rasanya panas dan seperti merobek kulitku,aku tak dapat merasakan apa-apa selain rasa sakit ini,aku tahu ini akan berakhir lama jadi kubiarkan saja mataku terpejam dan menyandarkan kepalaku ketembok yg ada dibelakangku.
Nafasku sudah tak beraturan,keringat juga sudah bercucuran..tapi rasa sakit yg ditimbulkan oleh tatto Orcvi dibahu kiriku belum juga reda,aku harus menahannya selama yg ku bisa,aku tidak ingin menumpahkannya dengan meminum darah manusia,sedangkan ramuan Dendriumku juga sudah habis.aku pasrah saja membiarkan rasa sakit ini menyerangku dan tenagaku habis hanya untuk menahannya.
Beginilah yg terjadi setiap menjelang malam,tatto itu akan berdenyut-denyut dan menimbulkan rasa sakit yg teramat sangat.

Tiba-tiba..aku mencium darah manusia,dan saat ku membuka mataku..disampingku berdiri seorang manusia,aku mengangkat wajahku agar dapat melihat wajah orang itu..dan aku hanya bisa terperanjat saat melihat siapa yg berdiri disana..Yong Mi..

Yong Mi menunduk dihadapanku,jaraknya sangat dekat denganku hingga dapat kurasakan aroma darahnya yg tajam menusuk hidungku.

“kau kenapa?!”tanyanya padaku. Aku dapat mendengar dengan jelas suaranya,tapi aku tak punya kekuatan untuk menjawabnya,aku hanya bisa menatap lurus kearah matanya.

Tidak..menjauhlah dari sini Yong Mi..menjauhlah,ku mohon..jangan mendekatiku..kau datang pada waktu yg tidak tepat..aku tidak dapat bertahan lebih lama jika kau mendekatiku lebih dari ini..
Darahmu mengundang jiwa vampireku tuk meminumnya..


Hatiku terus menjerit menyuruh Yong Mi tuk menjauh dariku,entah mengapa suaraku tak dapat keluar dan tercekat ditenggorokan.

“kau tidak apa-apa”tanyanya lagi,membuatku tidak bisa menahannya lagi..

Demi tuhan!! Menyingkirlah dari sini Yong Mi..kalau tidak..

Aku tak dapat menahan jiwa vampire yg bersarang dalam tubuhku,tiba-tiba tangan kananku bergerak menarik tubuhnya,mendekatkan mulutku pada lehernya,sebelum akhirnya menggigit leher tersebut,tak ada perlawanan darinya yg kurasakan tangannya menggenggam erat lenganku saat kutancapkan taringku dilehernya.
Dapat kurasakan darahnya yg mengalir dalam kerongkonganku,manis dan segar..
Ini pertama kalinya aku meminum darah manusia..bahkan darah seorang gadis yg kucintai..Yong Mi..

Yong Mi..tidakk..aku tersentak saat sadar nama itu muncul dikepalaku,aku segera melepaskan taringku yg menancap dilehernya..dan menatap gadis yg baru saja kuhisap darahnya itu,sambil menggenggam kedua bahunya.Dia menangis..kulihat butiran air mata yg jatuh membasahi wajahnya,Yong Mi memandangku dengan menangis,tubuhnya merosot lemah tapi aku menahan bahunya agar tak terjatuh.
Dia masih memandangku dalam diam,tidak ada sirat ketakutan didalam matanya seperti pertama kali aku bertemu dengannya dulu.

“maaf..maafkan aku..aku tidak bermaksud..tuk..

“Jong Hyun”ucapnya lemah,menyebut namaku tapi cukup jelas..

“Jong Hyun..”ulangnya sekali lagi,membuat diriku terkejut mendengarnya.

“k-kau..mengingatku..”tanyaku.Yong Mi menggangguk lemah

“akhirnya aku menemukan jawabannya..laki-laki itu..”ucapannya terhenti, tiba-tiba saja kepala Yong Mi terkulai lemas,cepat-cepat ku menangkap tubuhnya,kepalanya jatuh tepat diatas dadaku.

Aku tidak percaya ini,Yong Mi mengingatku..mengingat namaku,perasaanku campur aduk..entah harus senang atau tidak..yg pasti sekarang aku dapat berada disisi Yong Mi.


+++++


Setahun kemudian...


Lukisan laki-laki yg dulu pernah ku lukis sekarang tergantung indah didalam ruangan seni yg sudah berdebu itu..

“kau merindukan ruangan itu..” Jong Hyun menunjuk ruangan seni,tempat dimana aku sering melukis dulu.

“sedikit..”sahutku sambil memandang ruangan tersebut dari luar jendela,kurasakan tangan Jong Hyun yg mempererat genggamannya ditanganku.

“maafkan aku Yong Mi..”ucapnya tiba-tiba,membuatku menoleh padanya.

“jika malam itu kau tidak datang padaku..

“jadi kau menyalahkanku..karena datang padamu..”potongku

“bukan..bukan,maksudku..jika malam itu aku tidak menghisap darahmu maka kau tidak akan..

“sudahlah Jong Hyun..kau tidak perlu minta maaf atas apapun,karena kau tidak bersalah..saat itu aku tahu kau sedang berusaha keras menahan sakit itu..hingga tak bisa mengendalikan dirimu” sudah ribuan kali Jong Hyun meminta maaf karena telah menjadikan jiwaku sama seperti dirinya..seorang vampire..
dan aku tidak menyesali hal itu...karena aku mendapat jawaban atas pertanyaan-pertanyaanku dulu.

Jong Hyun menarik tubuhku dan membawanya kedalam pelukannya,laki-laki yg ada didalam lukisanku sekarang ada dihadapanku dan memelukku.seseorang dibelakangku yg diam-diam mengawasiku..

“terimakasih Yong Mi..kau tahu..aku sungguh mencintaimu”bisiknya ditelingaku

Jong Hyun..laki-laki yg meninggalkan luka gores dipipi kananku..
Yang membuatku terbangun tengah malam karena memimpikannya..
Yang membuatku sebulan terus merasa diperhatikan seseorang..
Yang membuatku,entah mengapa merasa sudah mengenalnya dengan lama..
Dan yg membuatku mencintai dirinya..tidak peduli dia seorang vampire ataupun iblis..tidak peduli dia telah menjadikan diriku menjadi sama seperti dirinya..
Karena sekarang aku merasa nyaman ada didekatnya..

Jong Hyun..nama laki-laki yang telah membuatku..mencintainya..




+++++


END..

Devil's Love..[ONESHOOT]

Cast:
*Kim Jonghyun
*Shin Yong Mi
*Choi Minho
*Ki Bum a.k.a Key
Disclaimer : all in this just my imagination..
Inspired by: Ring Ding Dong SHINee’s song..and many picture of SHINee..^^..Horror Show from MC.Mong..and my dream..

--enjoy--



++++++



Seorang lelaki berjalan gontai menuju sebuah gedung tua yg sudah lama tak dipakai lagi.gedung itu sebagian telah tertutup dengan tanaman2 belukar yg tumbuh disana,warna temboknya pun mengelupas,separuh atapnya sudah rusak..jendela-jendela tanpa kaca dan tak ada satu penerangan pun didalam gedung itu,yg ada hanya kegelapan dan suara-suara hewan malam yg terdengar bersahut-sahutan,beberapa kelelawar bergantungan diranting pohon yg cukup besar yg berada tepat disamping gedung tua yg menyeramkan itu.
Laki-laki itu menyeret langkahnya dengan lambat,sebagian wajahnya tertutupi oleh penutup kepala dari jubah hitam yg dikenakannya.dia berjalan memasuki gedung itu,namun langkahnya terhenti ketika sebuah suara berbicara dari dalam gedung itu.

“kemanapun dia pergi,saat orang-orang melihat tatonya.mereka akan tahu bahwa ia adalah vampire,ia adalah aib sama seperti kita para vampire,yg tak akan bisa hidup tanpa menghisap dan meminum darah-darah manusia,jika kita tidak meminumnya,maka tubuh kita yg membusuk”

“tapi ia tidak melakukan hal itu,dan juga tubuhnya tidak membusuk..”sebuah suara lain menyahutinya

“itu karena dia bukanlah keturunan murni darah vampire”

“maksudmu..”

“ya..dia bukanlah golongan murni vampire,tapi sebagian darahnya adalah darah iblis..dia adalah satu-satunya yg berdarah iblis yg belum musnah sampai saat ini..”

“tidak mungkin,bukankah para iblis sudah dimusnakan seribu tahun yg lalu oleh raja vampire”

“itu buktinya,dia tidak meminum darah manusia seperti kita para vampire,bukannya dia tidak meminumnya,tapi dia memang tidak akan pernah bisa meminum darah manusia..sampai kapanpun itu”

“kenapa bisa begitu..”

“kehidupan antara dunia kita dan dunia iblis berbeda,begitu juga dengan manusia..masing-masing sudah memiliki aturan sendiri-sendiri”

“tapi,bagaimana bisa dia bertahan hidup sampai sekarang jika ia tidak meminum darah manusia?”

“seorang iblis,sama seperti kita para vampire,jika kita bertahan hidup dengan menghisap darah manusia dan kemudian manusia tersebut akan menjadi bagian dari kita,maka seorang iblis harus membunuh manusia agar dia tetap hidup,dan menjadikan manusia itu bagian dari mereka..menjadi seorang iblis..dan tahu kah kau..jika itu terus berlanjut..”

“tidak..”

“maka dari sana para iblis akan berkembangbiak,dan terus menghasilkan para iblis lainnya,mereka akan terus tumbuh dan tumbuh hingga membentuk kekuatan yg siapapun takkan mampu mengalahkannya,bahkan oleh para vampire sekalipun..dan jika itu terjadi,mereka akan membunuh kita para vampire,dan berusaha menyingkirkan kita..hingga tak ada sau vampire pun yg tersisa”

“sebesar itu kah kekuatan iblis..”

“beribu-ribu tahun yg lalu,kita selalu saja dikalahkan oleh keturunan iblis,mereka membantai habis seluruh keturunan vampire,beruntung saat itu sebagian dari bangsa kita sempat bersembunyi didunia manusia,dan kembali membuat banyak keturunan vampire,menyatukan kekuatan hingga akhirnya seribu tahun yg lalu kita berhasil membalas dendam,dan mengalahkan bangsa iblis,tapi ternyata sekarang ada satu yg masih berkeliaran..”

“maksudmu si Jonghyun itu”

“benar..kita harus menyingkirkannya,apapun alasannya ia adalah seorang iblis bukan vampire,walaupun sudah cukup lama ia hidup dengan bangsa vampire..tapi itu tidak mengubah kenyataan bahwa dia adalah seorang iblis”

Lelaki yg tadi sudah berada didepan pintu gedung itu mengurungkan niatnya tuk melangkah masuk kedalam gedung tua itu,setelah dengan tidak sengaja ia mendengar percakapan dua orang yg ada didalam gedung tersebut.

“ternyata memang begitu ceritanya..bahwa diriku keturunan dari iblis bukan vampire..tapi semuanya tidak ada yg mengetahui siapa diriku sebenarnya..mereka semua ternyata sama saja..brengsekk!!”laki-laki itu mundur beberapa langkah,tangannya mengepal hingga urat2 ditangannya tampak jelas,perasaan marah berkecamuk dihatinya,sebelum pada akhirnya ia melayang jauh menembus udara malam menuju kesuatu tempat.


++++++

“HAH..sudah pukul sebelas..”Yong Mi terpekik saat melihat jam tangan birunya yg sudah menunjukkan pukul sebelas malam.

“ya ..ampun..sudah jam segini..mengapa aku tak menyadarinya sih,dasar bodoh”Yong Mi menepuk jidatnya sendiri,dia segera merapikan peralatan melukisnya memasukkan kembali botol2 cat air ketempatnya dan menutup kanvasnya dengan kain putih tipis,dia beranjak dari kursinya tuk mencuci tangannya yg kotor kena cat air.

Shin Yong Mi salah satu mahasiswi jurusan seni di K’ARTS.Dia baru saja akan menyelesaikan sketsa lukisannya,tapi terhenti ketika menyadari malam yg sudah begitu larut.Dia bergegas membereskan ruangan yg dipakainya untuk menyelesaikan karyanya,menyampirkan tas sekolahnya kepunggung,dan beranjak keluar dari ruangan itu,Yong Mi memang sengaja pulang terakhir untuk menyelesaikan tugas lukisannya itu,tapi dia tidak mengira akan pulang selarut ini karena keasyikan dengan lukisannya,begitulah Yong Mi dia akan melupakan waktu jika sudah berhadapan dengan kanvas dan cat air miliknya.
Yong Mi mempercepat langkahnya menuruni anak tangga yg ada didepan gedung sekolahnya,sambil sesekali melihat kearah jam tangannya,jam segini tentu saja tidak akan ada bus yg lewat,karena sudah lewat masa beroperasinya,terpaksa dia pulang berjalan kaki,jika pulang dengan taxi pun uang yg dimiliki Yong Mi sekarang tidak akan cukup membayar ongkosnya,mengingat ongkos taxi yg lumayan mahal.

Sampai didepan gerbang,Yong Mi merapatkan jaket ketubuhnya,dan memakai sarung tangan untuk menghangatkan jari-jari tangannya,akibat udara malam ini yg cukup dingin.
Angin berhembus dengan kencang meniup daun-daun dipepohonan hingga menimbulkan bunyi bergemisik,baru saja Yong Mi berjalan beberapa langkah tiba-tiba ia merasakan satu hembusan angin yg begitu kencang dibelakangnya,sangat cepat dan dingin hingga membuat bulu kuduknya berdiri dan tubuhnya merinding,langkah Yong Mi tehenti seketika,entah apa alasan yg membuat kakinya berhenti melangkah beberapa meter dari Gerbang sekolahnya tersebut.Yong Mi menoleh kebelakang dengan ragu-ragu,namun yg dilihatnya hanya jalanan kosong yg penuh dengan daun-daun kering berserakan disepanjangnya.Yong Mi menghembuskan nafas dengan lega,dan berbalik kearahnya semula. Namun alangkah terkejutnya ia saat mendapati sesosok tubuh berdiri dihadapannya begitu dekat.
Yong Mi yg tersentak kaget mundur beberapa langkah,tiba-tiba tubuhnya gemetaran,dan hawa berubah menjadi dingin bagai es dalam sekejap.

“s-ssiapa kau..”Tanya Yong Mi terbata-bata,bibirnya bergetar karena ketakutan.
Tak ada jawaban dari orang itu,dia hanya berjalan kedepan menuju arah Yong Mi yg terus berjalan mundur.Suasana hening seketika,tak ada suara angin yg berhembus,daun yg bergemerisik,bahkan suara hewan malam pun,sunyi dan amat mencekam.
Sekilas Yong Mi melihat wajah dibalik jubah hitam yg menutupi muka sosok itu.putih pucat dengan mata merah yg mengkilat seperti warna darah.Saat itu juga tubuh Yong Mi menjadi limbung kehilangan keseimbangan,kakinya tak sanggup lagi menyangga tubuhnya,hingga ia jatuh terduduk diatas aspal jalanan.

“b-berhenti…jangan ganggu aku..pergi kau..”Yong Mi berteriak sekeras mungkin kearah sosok itu,matanya terpejam tak berani menatap sosok yg terus mendekatinya.

Wajah dibalik jubah hitam itu,tersenyum kecut menatap gadis yg terduduk ketakutan dihadapannya.


++++++

Aku berdiri dihadapan seorang gadis yg tampaknya sangat ketakutan melihatku,tubuhnya bergetar dan matanya terpejam,kedua tangannya menggenggam erat tasnya.

“cihh..kalian para manusia sama saja dengan mereka” suaraku memecahkan sunyinya malam.
Aku berjalan memutari gadis itu,lalu berhenti tepat dihadapannya,gadis itu masih saja meringkuk ketakutan,aku berjongkok didepannya lalu meraih wajah gadis itu dengan kasar,hingga menghadapku,memaksanya tuk melihat wajahku.

“kau..siapa namamu..gadis penakut”
Gadis itu tidak menyahut petanyaanku,dia hanya diam membisu,dan perlahan air mata mulai mengalir dipipinya yg putih dan bening ,tapi itu malah membuatku semakin berang.

“ya..aku bertanya..siapa namamu”teriakku kesal.

Gadis itu membuka mulutnya.”a-akku..Yong Mi..Shin-Y-Yong Mi”jawabnya dengan terbata.

“bagus!!..aku Kim Jonghyun”aku melepaskan tanganku dari wajahnya dengan kasar,dan sepertinya kuku –ku menggores wajahnya,tidak lama kemudian cairan merah pekat keluar dari kulitnya yg tadi tergores.aku benci melihat cairan merah itu..aku sangat membenci DARAH.

“aww..”jerit tertahan dari gadis yg bernama Yong Mi itu,setelah mendapati wajahnya yg terluka dan mengeluarkan darah.dia memegang wajahnya sambil menatapku.

“kau..makhluk apa kau sebenarnya”tanyanya dengan suara bergetar,disela tangisannya.
Aku segera berdiri dan membelakanginya.

“kau tak perlu tahu..makhluk apa diriku,yg pasti aku berbeda denganmu yg seorang manusia”jawabku ketus.

Sebenarnya aku tidak ingin bertindak kasar pada gadis itu,juga berbicara sekeras ini padanya,dan jujur aku sudah mengetahui gadis itu seminggu yg lalu,walaupun baru sekarang aku mengetahui namanya.
Aku juga tidak ada niat sebelumnya tuk mencegatnya malam ini,mungkin karena suasana hatiku yg sedang buruk hingga aku bertindak bodoh,dan tak sengaja mencegatnya,bahkan melampiaskan kemarahanku pada gadis itu.

Gadis itu..dia yg seminggu lalu kulihat keluar dari gedung sekolahnya pada malam hari seperti sekarang ini,dengan wajah yg berbinar-binar.aku tak begitu memperhatikannya saat itu,namun malam berikutnya aku melihat gadis itu,keluar dan pulang dari tempat yg sama dan pada waktu yg sama,aku penasaran hingga akhirnya aku terus memerhatikan gadis itu yg selalu pulang malam,ternyata dia melukis tiap malam,aku melihatnya dari jendela besar yg ada diruangan tempatnya melukis,semenjak saat itulah entah mengapa aku tertarik dengannya yg sedang melukis itu.

Aku berbalik menghadapnya,kulihat mata gadis itu sembab karena air mata yg terus mengalir,air mata ketakutan akan diriku,kakiku melangkah mendekatinya,namun secepat kilat gadis itu berdiri dan berjalan mundur menjauhiku.

“jangan..jangan mendekat..”dia terus mundur,dan aku berhenti melangkah.

“terserah..makhluk apapun dirimu..tapi kumohon jangan menyakitiku,dan biarkan aku pergi” ada nada ketakutan disuaranya.setelah selesai mengucapkan itu,gadis itu berlari melewatiku sambil memegang pipinya yg berdarah.

Aku tidak berusaha mehalangi langkahnya,aku juga tidak berusaha mengejar gadis itu,dan aku memang tak berhak melakukannya,aku hanya berdiri disini terpatung sambil memandang punggungnya yg terus menjauh.
Aku menatap cahaya bulan yg berada tepat diatas kepalaku,mungkin sekarang sudah tengah malam,tiba-tiba aku ingat sesuatu..

“BODOH..!!”


++++++


Aku berlari sekencang mungkin,tanpa menoleh kebelakang.Karena aku tak mau melihat makhluk yg mengerikan tadi,semuanya berubah dingin ketika makhluk itu datang,terlalu mengerikan tuk ku ingat.Sekarang yg ada di pikiranku hanyalah sampai dirumah.
Aku terus berlari,dan tanpa sadar aku menabrak sesuatu.aku mendonggakkan kepala dan ternyata..

“Darah..”desis orang tak sengaja kutabrak itu.

“m-maaf..aku tak sengaja..

“darah..bau darah..aku menyukainya” desis orang itu seolah tak mengiraukan ucapan maafku,dia terlihat seperti menghirup sesuatu,dan sedetik kemudian dia memandangku dengan mata merahnya,sama seperti makhluk yg tadi kutemui.namun yg berada dihadapanku sekarang terlihat lebih mengerikan,Seketika itu juga aku terpatung dibuatnya,kakiku kaku tak dapat bergerak.

“bau darah yg menarik” laki-laki yg bertubuh jangkung itu mencondongkan wajahnya hingga beberapa centi dari wajahku.dan saat itulah aku dapat melihat dua taring yg mengkilap tampak dari mulutnya,tubuhku jadi lemas dan mulutku terkunci rapat.wajah laki-laki itu kini sangat dekat dengan leherku.
Tidakk..!! apa yg dia inginkan..aku ingin lari,tapi tubuhku tak dapat digerakkan,pandanganku mulai mengabur..bagaimana ini.?!


++++++



“MINHO..HENTIKAN..!!”teriak Jonghyun dari kejauhan,ketika baru saja Minho ingin menghisap darah
Yong Mi.

“menjauh kau dari gadis itu” perintah Jonghyun,matanya berkilat merah akibat marah,aura seketika berubah menjadi dingin.

“cihh..kau rupanya,si iblis Jonghyun,kau mengganggu makan malamku saja..” Minho yg merasa terganggu dengan kehadiran Jonghyun langsung menarik Yong Mi yg ternyata sudah tak sadarkan diri dan memapahnya.

“kau..kubilang,menjauh darinya vampire sialan” amarah Jonghyun tak terkendali,angin berhembus dengan kencang tak karuan arah,Jonghyun meloncat kearah Minho ingin merebut Yong Mi dari genggamannya,namun Minho dapat berkelit dan melayang dibelakang Jonghyun.
Jonghyun berpaling.

“heh..apa urusannya kau dengan gadis ini,lagi pula bukankah kau tidak tertarik dengan darah,jadi buat apa kau menyuruhku menjauh dari gadis ini..dia sendiri yg datang padaku..dan aku suka aroma darahnya”

“kau boleh menghisap darah siapa saja,asalkan jangan darah gadis itu”

“sejak kapan..kau peduli dengan seorang manusia,bahkan seorang gadis seperti ini..”Minho mencibirnya.

“bukan urusanmu..serahkan gadis itu padaku”

“bagaimana jika aku tidak mau menyerahkannya..”Minho terbang membawa Yong Mi keatas dan meninggalkan Jonghyun,Jonghyun mengejarnya.

“aku takkan membiarkan itu terjadi”Jonghyun berhasil mengejar Minho dan menarik tubuhnya,Minho berusaha berkelit dan mendorong bahu Jonghyun sekuat tenaga,tubuh Jonghyun terlempar kebelakang namun dia berhasil berhenti sebelum tubuhnya menabrak pohon besar yg ada dibelakangnya.
Pertarungan diantara keduanya berlangsung sengit dan tak terelakkan,Jonghyun yg berusaha merebut Yong Mi,dan Minho yg terus mempertahankan tubuh Yong Mi digenggaman.



“HENTIKKAN..!!”teriakan nyaring seseorang menghentikan pertarungan antara Jonghyun dan Minho,membuat mereka berdua menoleh kearah suara itu.

“Key”pekik mereka bersamaan.

“kalian berdua..bisakah tidak ribut disini,itu akan membangunkan para manusia lainnya..dan kalau sampai itu terjadi..kemungkinan besar keberadaan kita akan terancam” Key,salah satu Grimns(kaki tangan raja Vampire) yg mengetahui ada kegaduhan didunia manusia langsung turun tangan untuk membereskannya.

“kau Minho,bukankah kau sedang dalam masa hukuman Freuishin,yg itu berarti kau hanya diperbolehkan menghisap darah hewan ternak..bukan manusia” sembur Key memperingati Minho.
Minho mendegus kesal dan menatap Jonghyun dengan tatapan menyalahkan.

“dan kau..hmm,aku sudah memperingatkan kau beribu kali Jonghyun,untuk tidak berkeliaran didunia sini,kau hanya akan membahayakan dirimu sendiri” Key mendengus.

“maksudmu..” Jonghyun tidak mengerti dengan perkataan Key barusan.

“kau tidak tahu,apa kau hanya pura-pura tidak tahu”

“aku sungguh tak mengerti dengan ucapanmu”

“hmm..kau sedang diincar bukan,kau diincar oleh ribuan vampire untuk membunuhmu”jelas Key.

Jonghyun membuang mukanya dari Key,kalau yg satu itu dia memang sudah mengetahuinya sejak lama,sebelum vampire2 yg lain menyadari bahwa hanya dirinya lah yg berbeda dengan mereka,bahwa dirinya adalah seorang iblis.

“aku sudah tahu hal itu”sahut Jonghyun

“raja yg langsung memberitahumu kan?” ucap Key,membuat Jonghyun menoleh padanya tanpa menjawab,tapi dalam hati membenarkan.

“sudah kuduga..”Key menyeringai,lalu menghampiri Minho.

“letakkan gadis itu dibawah,dan menjauhlah darinya”perintah Key,Minho mau tidak mau harus melakukannya,jika tidak maka masa hukumannya akan ditambah,dengan berat hati Minho menuruti kata-kata Key dan meletakkan tubuh Yong Mi keatas tanah.

“kau boleh kembali sekarang Minho”

“tapi..

“apa kau mau aku melaporkan hal ini pada raja,dan menambahkan hukumanmu menjadi..

“cukup..cukup..baiklah..ak
u akan pergi” Minho mengalah,dia tidak yakin akan menang jika melawan vampire yg satu ini.akhirnya dia melayang pergi meninggalkan Key dan Jonghyun disana.

“mau kau apakan dia..”Tanya Jonghyun was-was,saat melihat Key mendekati tubuh Yong Mi.

“tenang saja..aku bukan jenis vampire yg menyukai darah gadis muda” sahut Key seakan tahu kekhawatiran Jonghyun,tapi Jonghyun tidak terlalu yakin dengan ucapan Key.

“aku hanya akan sedikit menghilangkan ingatannya,tentang kejadian malam ini” Key meletakkan tangannya diatas kepala Yong Mi,dan mendesiskan sesuatu entah apa itu,sedetik kemudian muncul cahaya redup yg langsung ditiup oleh Key,dan menghilang dalam sekejap.

“baiklah..tugasku sudah selesai”Key menatap Jonghyun.

“sebaiknya,kau juga pergi Jonghyun”

“tapi bagaimana dengan gadis itu”Tanya Jonghyun gelisah.

“sebentar lagi kesadarannya akan pulih”

“kalau begitu,biarkan aku mengantarnya sampai kerumah”pinta Jonghyun

“tidak boleh,itu tidak diperbolehkan..

“paling tidak menjaganya dari jauh” mohonnya sekali lagi.Key mempertimbangkannya..

“baiklah..tapi ingat,kau jangan sampai ketahuan ataupun terlihat oleh gadis itu,kau hanya boleh mengawasinya dari jarak jauh” Jonghyun mengangguk,sedangkan Key terbang dan menghilang bersama angin malam.

Tidak lama kemudian,Yong Mi membuka matanya dan memandang sekitarnya.

“apa yg kulakukan disini”Yong Mi bingung sendiri,dia berdiri dan membersihkan rok panjangnya yg kotor.

“ya..ampun,aku kan tadi ingin pulang kerumah”ucapnya pada diri sendiri.
Dari balik pohon yg besar Jonghyun mengamati Yong Mi yg berjalan.


++++++


Aku hanya bisa mengamatinya dari jarak jauh seperti ini,yah..itu lebih baik dari pada aku harus membiarkannya pulang sendirian,aku yakin ada beribu-ribu vampire yg mengingkan darahnya..termasuk si Minho tadi,yg ku tahu dia adalah salah satu vampire terkuat selama seribu tahun ini.

Dunia vampire..
Dunia iblis..
Dan dunia manusia..
Tiga dunia yg sangat berbeda,dan tidak akan pernah menyatu.

Dulu aku tidak pernah merasa menyesal,karena telah terlahir sebagai seorang iblis..dan aku menikmati hidupku darinya,tapi sekarang berbeda..ada sedikit perasaan menyesal menyusup kehatiku,hati seorang iblis.lucu mungkin jika mendengarnya..iblis memiliki hati,bukankah iblis tidak memiliki hati,bukankah seorang iblis diciptakan hanya untuk kegelapan,kehancuran,membuat keonaran..bahkan membunuh,segalanya yg berhubungan akan keburukan.

Bodohnya makhluk seperti aku memiliki hati itu.
Aku baru menyadarinya sekarang,bahwa seorang iblis juga memiliki hati.
Gadis itu..Yong Mi,dia yg menyadarkanku akan hati yg kumiliki.
Bisakah aku dibilang tidak memiliki hati,jika aku mengkhawatirkan dirinya seperti ini,aku yg berusaha melindunginya dari si sialan Minho itu,dan mengawasi dalam perjalanan pulang?!

Aisshh..mengapa seorang iblis sepertiku bisa menyukai seorang gadis manusia,perasaan macam apa ini,perasaan kuat yg mendorongku tuk memiliki dirinya,perasaan yg belum pernah kutemui sebelumnya.
Aku pasrah..mungkin aku telah jatuh cinta padanya..pada gadis itu.
Aku tahu ini tidak masuk akal,seorang iblis jatuh cinta pada manusia…itu tidak diperbolehkan,sangat dilarang karena kami hidup dalam dunia yg berbeda.
Tapi bagaimana jika takdir berkata lain..?!

Aku terus mengawasi Yong Mi,hingga dia memasuki halaman rumahnya,dan menghilang dibalik pintu rumahnya.
Aku tersenyum disini,setidaknya aku dapat menjaganya walaupun secara tidak langsung,tapi aku cukup puas dengan hal itu.

Yong Mi..nama gadis yg kurasa..aku mencintainya…


THE END

++++++